KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan untuk meniadakan acara open house (gelar griya) di Balai Kota yang biasa diselenggarakan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.
"Sehubungan dengan masih berlakunya status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi DKI Jakarta maka kegiatan yang biasa kami selenggarakan di bulan Syawal yaitu open house, bersama ini dinyatakan untuk ditiadakan," kata Anies dalam salinan surat pemberitahuan mengenai ditiadakan acara halal bihalal di Balai Kota Jakarta
Dalam Surat Pemberitahuan yang ditandatangani Anies pada Jumat (22/5) kemarin, Anies turut menuliskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan ucapan selamat bagi masyarakat yang menjalani Idul Fitri 1441H.
Baca Juga: Kemenag menggelar takbir virtual, Jokowi-Ma'ruf akan ikut lewat video konferensi
"Kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semua ibadah di bulan Ramadhan kemarin, mengantarkan kita pada derajat mutaqin," jelas Anies.
Anies tidak lupa berpesan kepada warga Jakarta untuk tetap berada di rumah agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Jakarta meski dalam kondisi merayakan hari kemenangan.
"Mari tingkatkan dan pertahankan kedisiplinan untuk tetap berada di rumah selama wabah ini masih merebak. Mari laksanakan dengan tertib dan disiplin semua ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar," ujar dia.
Provinsi DKI Jakarta sebelumnya mengumumkan bahwa pelaksanaan takbiran dan shalat Id yang mengumpulkan massa tidak diperbolehkan selama PSBB masih berlangsung.
Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Ketua DMI wilayah Jakarta KH Ma'mun Al Ayyubi dan Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta KH Munahar Muchtar pada Jumat (22/5)
Keduanya berpesan agar masyarakat tetap merayakan Idul Fitri 1441H sembari melawan Covid-19 dengan tetap berada di rumah.
"Mari tetap stay di rumah masing-masing. Warga Jakarta mari tetap di Jakarta melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. Insya Allah itu tidak akan mengurangi nilai pahala kepada Allah," kata Ketua MUI Provinsi DKI Jakarta KH Munahar Muchtar.
Baca Juga: Tak gelar open house, Wali Kota Risma silaturahmi dengan warga Surabaya via medsos
Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta sebelumnya mengumumkan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jakarta bertambah 127 orang kemarin.
"Sementara pasien sembuh meningkat 29 orang dan meninggal naik tiga orang," kata Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Ani Ruspitawati di Balai Kota Jakarta, Sabtu.
Dengan demikian kasus terkonfirmasi positif mencapai 6.443 orang, dengan pasien sembuh sebanyak 1.587 orang dan pasien meninggal sebanyak 504 orang.
"Sementara itu, 2.006 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.346 orang melakukan isolasi mandiri di rumah," katanya.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta juga mencatat di Jakarta, ada orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 14.112 orang. Berdasarkan keterangan dari Pemprov DKI Jakarta, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 11.587 orang.
Baca Juga: Kapolda Metro Jaya minta warga DKI Jakarta tidak salat Idul Fitri di masjid
Sementara berdasarkan laman corona.jakarta.go.id, jumlah ODP sebanyak 25.699 dengan rincian 25.317 sudah selesai proses pemantauannya, serta 382 orang masih dalam pemantauan.
Adapun dalam laman tersebut, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 8.249 orang dengan rincian 7.465 sudah pulang dari perawatan dan 784 orang masih dirawat. (Sandro Gatra)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lebaran, Gubernur Anies Meniadakan Open House ".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News