Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.088
  • EMAS656.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Pemprov NTT pastikan hanya Pulau Komodo yang ditutup pada 2020

Sabtu, 09 Februari 2019 / 12:00 WIB

Pemprov NTT pastikan hanya Pulau Komodo yang ditutup pada 2020
ILUSTRASI. Bukit Pulau Padar di Taman Nasional Komodo

KONTAN.CO.ID - KUPANG. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) Marius Ardu Jelamu menyebut, hanya Pulau Komodo yang akan ditutup sementara selama satu tahun, pada tahun 2020 mendatang. Sedangkan sejumlah pulau lain di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), seperti Pulau Rinca dan Padar, tetap dibuka untuk wisatawan dan pengunjung.

Menurut Marius, selama ini banyak orang mengira di TN Komodo hanya ada Pulau Komodo. Padahal terdapat 171 pulau di TN Komodo.


Baca Juga

“Jadi keindahan itu terbagi–terbagi, kalau di pulau Komodo itu ada komodo lalu kemudian di Pulau Rinca. Bahkan di pulau Flores ada komodo, gennya sama yang kita dapat di Riung, Manggarai Timur," ujar Marius kepada sejumlah wartawan di Kupang, Jumat (8/2).

"Tetapi keistimewaannya di TNK khususnya di pulau Komodo dan pulau Rinca itu betul berkembang secara alami dengan rantai pasok makanan yang terjaga baik, karena ada kerbau liar, rusa, monyet dan sebagainya,” sambungnya.

Selama setahun ditutup, lanjut Marius, pengunjung masih bisa mengunjungi pulau lain di TN Komodo. Misalnya, Pulau Padar, Rinca dan pulau–pulau lainnya.

Selama Penataan kembali pulau Komodo tersebut, pemerintah pusat, provinsi dan daerah, akan bersama-sama menanam pohon endemik NTT. Selain itu juga akan ada riset–riset ilmu pengetahuan untuk memastikan pengembangbiakan komodo.

Selama satu tahun itu kata Marius, pihaknya akan bekerja sama dengan para ilmuwan yang mengetahui secara persis perkembangan komodo supaya kelestariannya terjaga.

Menurut dia, penataan tidak hanya di daratandengan menanam pohon atau penataan kelembagaan dan sumber daya manusia, tetapi secara khusus juga dalam bentuk menghadirkan para ilmuwan untuk meneliti habitat di dalamnya.

“Dan tentu kita melihat selama setahun itu bagaimana kalau tidak ada orang. Maksudnya bagaimana reaksi–reaksi psikologisnya, kemudian rantai pasok makanannya. Karena selama penataan nanti juga akan menambah rantai pasok makanan, yakni kerbau liar, monyet dan rusa yang selama ini terganggu karena perburuan – perburuan liar semuanya akan ditata ulang,” ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, Pulau Komodo yang merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, akan ditutup sementara waktu. Pulau Komodo akan ditutup selama satu tahun.

“Per Januari 2020 kita akan tutup sementara waktu, tapi bukan secara keseluruhan, hanya khusus pulau Komodo,” ucap Marius.

Menurut Marius, penutupan Pulau Komodo, telah menjadi komitmen bersama antara pemerintah provinsi NTT dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Penulis: Sigiranus Marutho Bere

Berita ini telah dimuat di kompas.com dengan judul, "Pemprov NTT Pastikan Hanya Pulau Komodo yang Ditutup pada 2020".


Sumber : Kompas.com
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan

TERBARU
Rumah Pemilu
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0637 || diagnostic_web = 0.4711

Close [X]
×