KONTAN.CO.ID - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali memberikan kesempatan bagi putra dan putri terbaik bangsa untuk mengabdikan diri kepada negara.
Melalui pengumuman resmi di portal Rekrutmen TNI AL, pendaftaran Calon Bintara TNI AL Gelombang 2 Tahun Anggaran 2026 kini telah dibuka bagi masyarakat umum.
Informasi ini menjadi peluang besar bagi lulusan SMA, MA, SMK, hingga jenjang Diploma (D3) yang ingin berkarier di dunia militer.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Bali: Jangan Sampai Terlambat Hari Ini!
Sebagai institusi yang menjaga kedaulatan maritim Indonesia, TNI AL menerapkan standar seleksi yang ketat untuk menjaring kandidat berkualitas.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman resmi al.rekrutmen-tni.mil.id, proses rekrutmen ini akan dilakukan secara transparan dan bertahap, mulai dari seleksi administrasi di tingkat daerah hingga pengujian tahap akhir di tingkat pusat.
Persyaratan Umum Calon Bintara TNI AL 2026
Sebelum mendaftar, calon peserta wajib memastikan bahwa mereka memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan. Mengutip pengumuman resminya, berikut adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Kondisi sehat jasmani dan rohani, tidak bertato atau memiliki bekas tato, serta tidak memiliki tindik (kecuali ketentuan adat).
- Tidak buta warna dan tidak menggunakan alat bantu penglihatan seperti kacamata atau lensa kontak (softlens).
- Memiliki berkelakuan baik dan tidak memiliki catatan kriminal yang dikeluarkan oleh Polres setempat.
- Berstatus belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa Pendidikan Pertama.
- Tinggi badan minimal 163 cm dengan berat badan yang seimbang sesuai standar militer.
- Pendidikan minimal SMA, MA, atau SMK jurusan tertentu dengan nilai akhir rata-rata (UAN dan UAS) minimal 55,00.
- Bagi lulusan D3, wajib berasal dari jurusan yang telah ditentukan oleh pihak TNI AL.
- Usia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 22 tahun untuk lulusan menengah, serta maksimal 24 tahun untuk lulusan D3 pada saat pembukaan pendidikan.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama dengan durasi maksimal 10 tahun.
- Berdomisili sesuai KTP minimal selama 12 bulan di wilayah Panitia Daerah (Panda) tempat mendaftar.
- Memiliki kartu BPJS Kesehatan atau jaminan kesehatan yang aktif.
- Memiliki akun media sosial aktif minimal selama enam bulan terakhir.
Baca Juga: Jadwal Magrib Mataram Senin 2 Maret 2026, Waktu Buka Puasa NTB
Panduan Cara Pendaftaran Online
Proses pendaftaran Bintara TNI AL dilakukan melalui dua tahap utama, yakni pengisian data secara daring dan validasi fisik di lokasi pendaftaran. Berikut adalah prosedur lengkapnya:
Tahap Pendaftaran Online:
- Kunjungi situs resmi rekrutmen TNI AL di al.rekrutmen-tni.mil.id.
- Isi formulir pendaftaran secara lengkap, benar, dan teliti.
- Unduh dan cetak (print) hasil formulir pendaftaran tersebut sebagai bukti pendaftaran daring.
Tahap Validasi (Daftar Ulang):
- Peserta wajib datang langsung ke lokasi Panitia Daerah (Panda) yang telah ditentukan.
- Membawa formulir pendaftaran online yang sudah dicetak.
- Membawa dokumen asli serta fotokopi yang sudah dilegalisir, meliputi: Akta Kelahiran, KTP peserta, KTP orang tua/wali, Kartu Keluarga (KK), Ijazah, dan Transkrip Nilai.
- Bagi lulusan tahun 2026 yang belum memiliki ijazah atau SKL, wajib melampirkan Surat Hasil Tes Kemampuan Akademis (TKA).
- Ketentuan Penting:
- Setiap calon peserta hanya diperbolehkan mendaftar di satu tempat pendaftaran.
- Melampirkan sertifikat atau piagam prestasi minimal tingkat provinsi jika ada sebagai nilai tambah.
- Seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apapun.
Tonton: Ini Dampak Penutupan Selat Hormuz bagi Perdagangan Indonesia
Jadwal Pelaksanaan Rekrutmen Gelombang 2 Tahun 2026
- Periode Pendaftaran Online: tanggal 2 Februari-31 Maret 2026.
- Periode Validasi Fisik: tanggal 18 Februari-31 Maret 2026.
- Seleksi Tingkat Daerah: Dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan oleh panitia daerah masing-masing.
- Seleksi Tingkat Pusat: Dilaksanakan di Lapetal Malang bagi peserta yang lolos seleksi daerah (Biaya transportasi dan akomodasi ke pusat ditanggung oleh negara).
Pastikan Anda hanya mempercayai informasi dari kanal komunikasi resmi TNI AL untuk menghindari modus penipuan yang menjanjikan kelolosan dengan membayar sejumlah uang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News