Peristiwa

Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam, Distribusi BBM Sumut Dikebut

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:09 WIB
Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam, Distribusi BBM Sumut Dikebut

ILUSTRASI. PT Pertamina Patra Niaga berupaya mempercepat normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara (Sumut) (ANTARA FOTO/Andri Saputra)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga berupaya mempercepat normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatra Utara (Sumut) dan memastikan operasional Integrated Terminal Medan Group berjalan lancar selama 24 jam. Subholding Downstream Pertamina ini juga mengoptimalkan pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan bahwa pihaknya terus memastikan Integrated Terminal Medan Group beroperasi secara lancar selama 24 jam serta mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Pematangsiantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe yang juga beroperasi selama 24 jam.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung percepatan penyaluran BBM ke SPBU di wilayah Sumut. Sejumlah SPBU di wilayah terdampak di Kota Medan juga dioperasikan selama 24 jam agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah.

"Saat ini, stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU," kata Hari dalam rilis yang disiarkan pada Kamis (16/7/2026).

Baca Juga: Peron Baru Stasiun Bogor Resmi Beroperasi, Kapasitas Commuter Line Bertambah

Langkah lainnya adalah melakukan penguatan Awak Mobil Tangki (AMT) oleh Elnusa Petrofin selaku mitra transportasi melalui kerja sama dengan Bekang TNI guna mendukung kelancaran operasional distribusi.

"Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses distribusi berjalan lancar," imbuh Hari.

Di sisi lain, Hari menyatakan bahwa tidak terdapat aksi mogok kerja AMT. Meski begitu, dia menegaskan Pertamina Patra Niaga tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi maupun pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Menteri Transportasi Arab Saudi Tinjau Proyek MRT Jakarta, Fase 2A Capai 61,8%

"Apabila terdapat personel yang terbukti tidak menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku," tegas Hari.

Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, mitra transportasi, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat proses normalisasi distribusi BBM di Sumatra Utara. Hari mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina.

“Kami memastikan seluruh infrastruktur distribusi di wilayah Sumatra Utara bekerja secara maksimal. Operasional terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel Awak Mobil Tangki, hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam merupakan langkah percepatan yang kami lakukan agar distribusi BBM dapat kembali normal secepat mungkin," tandas Hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru