kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45755,12   29,29   4.04%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Polbangtan YoMa dukung target Kementan ciptakan 2,5 juta petani milenial


Jumat, 10 April 2020 / 16:57 WIB
Polbangtan YoMa dukung target Kementan ciptakan 2,5 juta petani milenial
ILUSTRASI. Polbangtan Yogyakarta Magelang dukung ciptakan 2,5 petani milenial di Indonesia.

Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa) menggandeng Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen dalam membentuk dan mendampingi kelompok petani milenial.

Kerjasama ini dilakukan dalam upaya untuk memenuhi target Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menciptakan 2,5 juta petani milenial di Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, ia sangat menaruh harapan pada generasi milenial dalam pembangunan pertanian. Menurutnya milenial harus berani menjadi petani atau mendirikan starup pertanian.

"Usaha pertanian itu paling pasti untuk dilakukan. Selain untuk ekonomi, bisa juga membuka lapangan kerja. Coba bandingkan dengan usaha tambang yang membutuhkan waktu 10 tahun - 20 tahun baru bisa mendatangkan hasil," ujar  Syahrul.

Baca Juga: Sambil luncurkan platform baru, Hellofit beri bantuan APD ke tenaga medis Solo

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi menuturkan, regenerasi petani  tidak luput dalam program aksi BPPSDMP sebab sebanyak dari 33 juta petani di Indonesia merupakan generasi milennial dan terbukti walaupun pandemi covid19 pertanian membuktikan bahwa regenerasi petani tetap menghasilkan kebutuhan pangan untuk Indonesia.

Direktur Polbangtan YoMa, Rajiman menambahkan, bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjadikan petani milenial yang berkompeten. Terlebih kegiatan petani milenial di Kabupaten Kebumen terus berkembang dengan baik.

“Kita akan terus berupaya mendampingi para petani milenial Kabupaten Kebumen dalam mewujudkan misi menciptakan petani milenial sebagai regenerasi petani,” ujar Rajiman dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4).

Baca Juga: Harga telur ayam mulai naik, setelah sebulan babak belur



TERBARU

[X]
×