Progres LRT Jabodebek Capai 84,22%, KAI Mulai Persiapkan Kelengkapan Depo di Bekasi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:36 WIB   Reporter: Venny Suryanto
Progres LRT Jabodebek Capai 84,22%, KAI Mulai Persiapkan Kelengkapan Depo di Bekasi

Sejumlah rangkaian kereta ringan pada Depo LRT Jabodetabek di Bekasi.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melakukan persiapan jelang pengoperasian LRT Jabodebek. Saat ini, progres LRT Jabodebek secara keseluruhan telah mencapai 84,22%.

Salah satu persiapan KAI adalah menyiapkan kelengkapan Depo LRT Jabodebek untuk kepentingan menyimpan, memeriksa, merawat, serta memperbaiki sarana LRT beserta komponen pendukungnya.

Depo LRT Jabodebek berlokasi di Kec. Bekasi Timur, Kabupaten Bekasi, dengan luas sekitar 100.000 m2. Saat ini area depo yang sudah siap digunakan adalah area mesin bubut roda jenis underfloor, stabling, automatic train wash plant (ATWP) dan bangunan operation control center (OCC).

Sedangkan untuk area light maintenance dan heavy maintenance, saat ini masih dalam tahap pembangunan dengan progres pembangunan Depo LRT mencapai 85,11%.

"Sebagai moda transportasi paling modern yang akan beroperasi di Indonesia, LRT Jabodebek tentu membutuhkan dukungan fasilitas perawatan yang mumpuni,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Rabu (10/8).

Baca Juga: Terkait Kenaikan Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Penjelasan Pemerintah

Sebelumnya, sarana LRT Jabodebek ditempatkan pada jalur-jalur LRT Jabodebek. Kini, setelah area stabling di Depo LRT Jabodebek dapat ditempati, sarana LRT Jabodebek sudah menempati area stabling atau area penyimpanan sarana LRT Jabodebek. Terdapat 20 jalur pada area stabling untuk melindungi sarana LRT Jabodebek dari cuaca panas, hujan, dan gangguan eksternal lainnya.

Joni menambahkan, area light maintenance memiliki 10 jalur dan digunakan untuk pemeriksaan serta perawatan ringan seperti pemeriksaan dan perawatan harian serta perawatan bulanan dengan siklus 1, 3, 6, dan 12 bulan. Sedangkan area heavy maintenance memiliki 4 jalur digunakan untuk perawatan besar dengan siklus tahunan.

Kemudian, Depo LRT Jabodebek juga memiliki area test track sebanyak 1 jalur yang digunakan sebagai tempat pengetesan sarana LRT Jabodebek setelah dilakukan perawatan atau perbaikan. Dengan adanya test track tersebut, maka jalur LRT Jabodebek hanya digunakan untuk operasional.

Selanjutnya, fasilitas unggulan Depo LRT Jabodebek yaitu terdapat automatic train wash plant (ATWP) sebanyak 1 Jalur yang digunakan sebagai tempat pencucian sarana LRT Jabodebek secara otomatis.

Area lain yang sangat vital pada Depo LRT Jabodebek yaitu area operation control center (OCC). Area ini berfungsi sebagai tempat administrasi dan pusat kendali utama beroperasinya LRT Jabodebek. LRT Jabodebek akan beroperasi mengikuti jadwal yang telah diunggah ke sistem persinyalan di OCC.

Selain itu di area OCC akan diinstal train simulator untuk melatih kemampuan train attendant dalam mengemudikan kereta LRT Jabodebek jika dibutuhkan.

Baca Juga: Progres Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung telah mencapai 76,34%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat

Terbaru