HOME

Sarana Jaya hadirkan urban farming di Jakarta Timur

Jumat, 05 Februari 2021 | 17:15 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Sarana Jaya hadirkan urban farming di Jakarta Timur

Perumda Pembangunan Sarana Jaya hadirkan urban farming bagi warga.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perumda Pembangunan Sarana Jaya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai langkah membantu masyarakat di ibukota dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19.

Langkah yang dilakukan Sarana Jaya adalah dengan membangun urban farming di Nuansa Pondok Kelapa Jakarta Timur bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan. Kehadiran urban farming ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan warga sekitar dan menciptakan kegiatan usaha melalui program ini.

Direktur Utama Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan mengatakan, pembangunan urban farming ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi Covid-19. "Saya berharap lokasi urban farming ini dapat dijaga dan dipelihara dengan baik oleh kelompok tani atau warga masyarakat yang ditunjuk untuk mengelola.”katanya dalam press rilis yang diterima Kontan.co.id, Jumat (5/2).

Baca Juga: Sudah 3 hari akses Malang-Kediri putus akibat tertutup material longsor

Adapun pemilihan lokasi di dalam area Proyek Nuansa Pondok Kelapa Hunian DP 0 Rupiah, yakni dengan memanfaatkan area yang saat ini belum dikembangkan selain juga mendekatkan dengan warga yang telah menghuni hunian DP 0 Rupiah Pondok Kelapa.

Kelompok Tani dan warga masyarakat nantinya akan dibekali pengetahuan tentang bercocok tanam dan mengelola hasil urban farming. Saat ini terdapat beberapa jenis sayuran yang ditanam seperti Sawi, Selada, Kangkung, Caisim dan Pakcoy. 

Panen perdana di Nuansa Pondok Kelapa dilakukan serentak di 65 Kelurahan di Jakarta Timur secara virtual bersama Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Timur pada 5 Februari 2021 ini. 

Panen serentak ini adalah salah satu bentuk kegiatan Jakarta Kolaborasi antara Perumda Pembangunan Sarana Jaya bersama Pemkot Jakarta Timur.

Selanjutnya: Jateng di Rumah Saja dimulai besok, kepala daerah ini menolak

 

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru