HOME

Sebagian orangtua di Banyumas tak setuju pelaksanaan uji coba belajar tatap muka

Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:40 WIB Sumber: Kompas.com
Sebagian orangtua di Banyumas tak setuju pelaksanaan uji coba belajar tatap muka

ILUSTRASI. Sejumlah siswi mengikuti kegiatan belajar mengajar (KMB) tatap muka. ANTARA FOTO/Syaiful Arif/wsj.


KONTAN.CO.ID - BANYUMAS. Sebagian orangtua siswa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tidak setuju pembelajaran tatap muka di sekolah. Kepala Sekolah SMP 6 Purwokerto Sri Indarsih mengungkapkan, ada sekitar 10 persen wali murid di sekolah tersebut yang tidak setuju dengan pembelajaran tatap muka. 

"Kurang lebih 10 persen dari total murid kami 697 atau sekitar 60-an yang tidak setuju. Tapi setelah kemarin ada sosialisasi lagi dari kami, dari yang tadinya orang tua tidak setuju, menjadi setuju, ada beberapa," kata Sri kepada wartawan, Selasa (20/10/2020). 

Beberapa orangtua, kata Sri, juga ada yang datang langsung ke sekolah meminta penjelasan terkait uji coba pembelajaran tatap muka. "Karena ada kekhawatiran mungkin. Kalau kami sudah berusaha untuk ketat supaya anak-anak tidak kontak fisik dengan temannya," ujar Sri. 

Untuk itu, lanjut Sri, selain pembelajaran tatap muka, guru juga tetap melayani pembelajaran secara daring. Sementara itu, pembelajaran tatap muka di SMP 6 Purwokerto digelar dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Siswa wajib memakai masker, cuci tangan dan suhu di bawah 37,3 derajat celsius. 

Baca Juga: Aturan soal vaksin berbayar harus jelas, agar tak timbul kesalahpahaman

Siswa kelas 7, 8 dan 9 akan mengikuti pembelajaran tatap muka secara bergilir dua kali dalam sepekan. Ruang kelas diatur dan diisi setengah jumlah siswa. "Durasi pembelajaran dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Nanti di tengah ada jeda istirahat 15 menit untuk anak-anak makan dan minum membuka bekalnya, tapi tetap dalam pengawasan guru," jelas Sri. 

Diberitakan sebelumnya, tiga sekolah di Kabupaten Banyumas mulai pekan ini melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Pasalnya berdasarkan hasil evaluasi, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Banyumas sejak beberapa pekan terakhir mulai terkendali. Ketiga sekolah tersebut yaitu, SMA Negeri 3 Purwokerto, SMP Negeri 6 Purwokerto dan SD Negeri Panembangan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Uji Coba Belajar Tatap Muka di Banyumas, Sebagian Orangtua Tak Setuju"

Selanjutnya: Pandemi Covid-19 tak melunturkan semangat pengusaha mikro untuk berusaha

 

Editor: Handoyo .


Terbaru