Sebanyak 7.092 Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergeser dari Madinah ke Makkah

Jumat, 02 Juni 2023 | 20:35 WIB   Reporter: Vendy Yhulia Susanto
Sebanyak 7.092 Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergeser dari Madinah ke Makkah


IBADAH HAJI - JAKARTA. Usai melaksanakan ibadah Arbain, sejak kemarin secara bertahap jemaah haji Indonesia mulai bergeser dari Madinah ke Makkah untuk umrah.

“Hari ini, sebanyak 7.092 jemaah diberangkatkan dari Madinah ke Makkah untuk menjalani ibadah umrah,” ujar Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat Akhmad Fauzin dalam keterangan persnya di Media Center Haji (MCH) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (2/6).

Fauzin mengatakan, ada tiga hal yang sudah dipersiapkan panitia untuk memfasilitasi aktivitas ibadah jemaah haji Indonesia selama di Makkah. Pertama, menyiapkan 108 hotel. Hotel ini tersebar pada lima wilayah di Makkah. Yaitu Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Mahbas Jin.

Kedua, menyiapkan layanan konsumsi. “Di Makkah, jemaah akan mendapat tiga kali makan sehari, berupa sarapan, makan siang, dan makan malam,” kata Fauzin.

Ketiga, kata Fauzin, untuk mempermudah giat ibadah jemaah selama di Makkah, PPIH Arab Saudi juga telah menyiapkan angkutan bus Shalawat yang akan mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram, pergi pulang selama 24 jam.

Baca Juga: Sebanyak 359 Jemaah dari Embarkasi Solo Tiba Perdana di Makkah Al-Mukarramah

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga tanggal 02 Juni 2023, pukul 24.00 WIB, jemaah dan petugas yang sudah tiba di Kota Madinah berjumlah 53.627 orang atau 139 kelompok terbang.

Kepada jemaah haji khususnya jemaah lanjut usia, Fauzin mengimbau untuk menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar hotel dan masjid, dan istirahat yang cukup.

Fauzin menyebut, cuaca di Madinah saat ini berkisar 26-40 derajat celcius dan di Makkah 31-41 derajat celcius. Bila akan keluar hotel, selalu gunakan alas kaki dan kaos kaki untuk menghindari kaki melepuh.

“Jika kehilangan alas kaki, jangan memaksakan diri pulang ke hotel tanpa sandal di siang hari, segera temui petugas dan minta bantuannya. Jangan lupa, selalu bawa dan minum air mineral dan oralit 1 saset per hari,” jelas Fauzin.

Ia juga mengingatkan, agar jemaah haji mencatat nama dan nomor hotel sebelum berangkat ke Masjid Nabawi dan Masjidil Haram dan selalu mengenakan identitas pengenal, terutama gelang jemaah.

“Upayakan selalu berkelompok dan jangan memisahkan diri. Selalu saling bantu dan tolong menolong antarjemaah. Jangan sungkan untuk minta bantuan kepada petugas selama di embarkasi, pesawat, dan di Kota Madinah,” imbuh Fauzin.

Baca Juga: Kemenag: Jemaah Haji Tertunda, Bukan Berarti Batal Berangkat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat

Terbaru