Jabodetabek

SPBU Shell Diserbu! Masyarakat Tinggalkan Pertamina Gara-gara BBM Oplosan?

Jumat, 28 Februari 2025 | 11:33 WIB Sumber: Kompas.com
SPBU Shell Diserbu! Masyarakat Tinggalkan Pertamina Gara-gara BBM Oplosan?

ILUSTRASI. Kasus korupsi Pertamina yang ramai dengan Pertamax oplosan membuat masyarakat menjadi berpindah ke merek lain./pho KONTAN/CArolus Agus Waluyo/


BBM - JAKARTA. Kasus korupsi Pertamina yang ramai dengan Pertamax oplosan membuat masyarakat menjadi berpindah ke merek lain. Banyak yang rela antre panjang di SPBU swasta, seperti Shell.

Belum lama ini, beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan antrean di SPBU Shell hingga ke jalan raya. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @mood.jakarta, belum lama ini.

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum, mengatakan, dampak dari kasus korupsi tersebut sangat luas, terutama masalah kepercayaan.

Baca Juga: Pertamina Bantah Oplos Pertamax dan Pertalite dalam Kasus Dugaan Korupsi Pertamina

"Kepercayaan hilang, konsumen akan berpaling ke BBM yang dipasarkan oleh swasta, seperti Shell, BP, Vivo, dan sebagainya," ujar Budiyanto, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/2/2025).

"Di Pertamina pasti ada bagian pengawasan dan pimpinan dari level top manager sampai dengan level bawah. Kenapa sampai terjadi perbuatan melawan hukum yang cukup lama," kata Budiyanto.

Budiyanto menambahkan, dirinya sangat menyayangkan terjadinya hal tersebut. Sebab, Pertamina seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan penyediaan BBM untuk masyarakat. Tapi, yang terjadi malah sebaliknya.

Antrean pengendara motor yang sedang mengisi BBM di SPBU Shell Indonesia di Jalan Khp Hasan Mustofa, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/1/2025).
Antrean pengendara motor yang sedang mengisi BBM di SPBU Shell Indonesia di Jalan Khp Hasan Mustofa, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/1/2025).(Kompas.com/Faqih Rohman Syafei)

Baca Juga: Pertamina Klaim Kualitas Pertamax RON 92 Sesuai Standar Ditjen Migas

"Harus diusut tuntas dan dikembangkan, tidak hanya tersangka yang sudah tertangkap, tapi saya yakin masih ada oknum pelaku yang lain," ujar Budiyanto.

"Integritas pejabat digadaikan untuk mengejar keuntungan pribadi dan kelompok-kelompoknya, usut tuntas sampai keakar-akarnya," kata Budiyanto.

Selanjutnya: FOREX-Risk Currencies, Crypto Hammered by Trump's Impending Tariffs

Menarik Dibaca: Pendidikan Akademik dan Spiritual yang Berusaha Diterapkan Madina Islamic

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo
Terbaru