Stasiun Matraman Akan Uji Coba Operasional Naik Turun Penumpang

Selasa, 14 Juni 2022 | 18:21 WIB   Reporter: Vendy Yhulia Susanto
Stasiun Matraman Akan Uji Coba Operasional Naik Turun Penumpang

ILUSTRASI. Pekerja berada di Stasiun Matraman, Jakarta, Senin (13/6/2022). KAI Commuter bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan dan PT KAI Daop 1 akan mengoperasikan Stasiun Matraman.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut, Stasiun Matraman akan uji coba operasional naik turun penumpang pada Kamis (16/6). Stasiun ini sebagai bagian dari proyek Double-Double Track (DDT) Manggarai - Cikarang.

Stasiun yang dibangun Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA)  Kementerian Perhubungan sejak tahun 2016 ini melayani perjalanan KRL lintas Kampung Bandan - Bekasi/Cikarang.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jakarta - Banten Rode Paulus mengatakan, berbagai persiapan teknis  sudah dilakukan, serta kelengkapan fasilitas pelayanan dan keamanan sudah siap dipergunakan untuk menunjang kemudahan dan kenyamanan pengguna KRL di dalam stasiun.

“Mulai Kamis nanti, kami akan mengoperasikan Stasiun Matraman, selama satu minggu kedepan kami lakukan uji coba operasional naik-turun penumpang dari dan ke Stasiun Matraman,” ujar Rode dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/6).

Baca Juga: Kemenhub: Progres Pembangunan Stasiun Manggarai Telah Mencapai 60,12%

Rode menerangkan, rangkaian kegiatan persiapan pengoperasian Stasiun Matraman sudah dilakukan, awal Juni ini secara kolaboratif bersama sejumlah stakeholder terkait.

Diantaranya PT KAI Commuter, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga PT Transjakarta telah melakukan kegiatan inspeksi bersama (joint inspection) untuk memastikan semua  fasilitas di dalam stasiun dapat dipergunakan dan berfungsi dengan baik.

Mulai dari escalator, lift, toilet, alat pemadam kebakaran (APAR)  hingga sistem alarm kebakaran dan juga  CCTV dapat difungsikan untuk memastikan keamanan di dalam stasiun.

"Beberapa hari setelahnya, kami lanjutkan dengan pemeriksaan standar pelayanan minimum (SPM) oleh Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api sesuai amanah dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 68 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimum dengan hasil pemeriksaan yang baik,” jelas Rode.

Rode juga menyampaikan, Stasiun Matraman dilengkapi fasilitas lainnya seperti ruang pelayanan barang tertinggal, ruang laktasi, pos kesehatan, mushola, fasilitas untuk pengguna disabilitas serta area parkir yang memadai.

Rode mengatakan, lokasi Stasiun Matraman yang terbilang strategis, berada diantara Stasiun Transit Manggarai dan Jatinegara. Sehingga nantinya diharapkan dengan kehadiran Stasiun Matraman dapat mempermudah aksesibilitas masyarakat kawasan sekitar yang sebelumnya harus menuju Stasiun Manggarai atau Jatinegara untuk dapat menggunakan KRL.

"Saat ini masyarakat dapat langsung menuju Stasiun Matraman untuk melakukan perjalanan dengan KRL,” ujar Rode.

Dengan letaknya yang strategis, Stasiun Matraman berpotensi akan meningkatkan mobilitas dan aksesibilitas khususnya bagi pengguna KRL yang berada di sekitar wilayah Matraman, Kampung Melayu, Jatinegara dan Manggarai.

Akses menuju Stasiun Matraman terhubung langsung dengan jalan Raya Matraman yang terintegrasi dengan halte bus Transjakarta koridor 5.

Baca Juga: Kemenhub: Stasiun Gambir Masih Beroperasi dan Tetap Layani KA Jarak Jauh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat

Terbaru