Peristiwa

Survei RIMBA: Mayoritas Gen Z Meyakini Kerusakan Alam Bisa Mengancam Ketahanan Negara

Kamis, 15 Januari 2026 | 17:00 WIB
Survei RIMBA: Mayoritas Gen Z Meyakini Kerusakan Alam Bisa Mengancam Ketahanan Negara

ILUSTRASI. Kondisi pascabencana di Pante Bidari Aceh Timur (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)


Reporter: Azis Husaini  | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Mayoritas Anak muda yang berada pada struktur demografi Generasi Z atau Gen Z meyakini kerusakan alam yang terjadi di Indonesia dapat mengancam ketahanan negara.

Berangkat dari pernyataannya, mereka menyimpulkan bahwa upaya pelestarian alam dan budaya Indonesia merupakan bentuk nyata dari Program Bela Negara non militer.

Dalam survei yang dilakukan Sukarelawan Indonesia Pembela Alam (RIMBA) pada 12 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 diketahui, 82,3 persen Gen Z merasa peduli terhadap upaya pelestarian alam dan budaya Indonesia.

Yang menarik, 83,7 persen responden menyatakan siap berkontribusi dan terlibat di dalam upaya pelestarian alam yang berbasiskan budaya. 

"Dari perspektif Gen Z ini, saya rasa para pengambil kebijakan harus dapat memprioritaskan upaya perlindungan alam dan budaya sebagai dasar kebijakannya ke depan. Mulai dari kebijakan di sektor politik, hukum, ekonomi, hingga teknologi dan pertahanan negara," ujar Ketua Umum RIMBA, Eko Wiwid dalam hasil risetnya, Rabu (14/01). 

Selain perspektif bela negara non militer, kata Eko, upaya perlindungan alam dan budaya Indonesia juga dipilih oleh 84,1 persen responden sebagai bentuk rasa tanggungjawab (bangga) dan menjadi karakter dari Gen Z. Bahkan, tak kurang dari 79,3 persen responden mengaku pernah terlibat langsung di dalam upaya perlindungan alam dan budaya.

"Mereka mengaku sering terlibat jika di lingkungan rumahnya seperti kerja bakti, hingga kampanye pelestarian lingkungan lainnya di media sosial. Mungkin ini juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi yang saat ini memungkinkan para Gen Z untuk berekspresi," imbuh Eko.

Sebagai informasi, survei RIMBA kali ini diikuti oleh 434 responden yang berada di 8 kota besar, mencakup: Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Yogyakarta, Makassar, dan Bali. Penelitian ini menggunakan teknik stratified purposive sampling, dengan dipilihnya 8 kota tersebut sebagai dasar stratifikasi untuk mengendalikan komposisi sampel dan menjamin validitas desain penelitian..

Dari Survei RIMBA ini didapati simpulan bahwasannya 84,8 persen responden meyakini upaya pelestarian alam dan budaya Indonesia menjadi bagian dari kepentingan nasional. 

"Semoga saja dengan adanya hasil survei bisa memberi gambaran atau potret awal tentang preferensi anak muda Indonesia, khususnya Gen Z di dalam upaya perlindungan dan budaya kepada pengambil kebijakan di tengah fenomena Bonus Demografi dalam mencapai Visi Indonesia Emas 2045," tutup Eko.    

Selanjutnya: Menteri Rosan: Realisasi Investasi Sepanjang 2025 Sudah Serap 2,71 Juta Tenaga Kerja

Menarik Dibaca: YLKI Catat Lonjakan Pengaduan Konsumen Sepanjang 2025, Jasa Keuangan Terbanyak

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru