KONTAN.CO.ID - Ukuran dan luas kandang ayam yang ideal perlu disesuaikan dengan jumlah, jenis, umur, dan ukuran ayam yang dipelihara.
Kandang yang terlalu sempit dapat membuat ayam terlalu padat dan kesulitan bergerak. Kondisi tersebut juga bisa meningkatkan persaingan mendapatkan pakan, air minum, dan ruang di dalam kandang.
Anda sebagai peternak sebaiknya menentukan luas kandang berdasarkan jumlah ayam yang akan dipelihara, bukan sekadar mengikuti ukuran kandang yang digunakan peternak lain.
Berikut adalah patokan ukuran kandang ayam untuk beberapa jenis ayam yang populer dibudidayakan di Indonesia.
Baca Juga: Cara Menyiapkan Kolam Ikan Nila Sebelum Benih Ditebar, Catat Tahapannya
Luas Kandang untuk Ayam Broiler
Kebutuhan luas kandang ayam broiler dapat disesuaikan dengan target bobot panen.
BBPP Kupang Kementerian Pertanian menyebut kepadatan 6-7 ekor per meter persegi untuk ayam dengan target bobot lebih dari 1,8 kilogram.
Jika target bobot ayam sekitar 1,4-1,8 kilogram, kepadatan yang digunakan sekitar 8 ekor per meter persegi.
Sementara itu, ayam dengan target bobot 0,8-1,4 kilogram dapat dipelihara dengan kepadatan sekitar 9-12 ekor per meter persegi.
Sebagai gambaran, jika Anda ingin memelihara 100 ekor broiler dengan target bobot lebih dari 1,8 kilogram, kebutuhan kandang berdasarkan patokan tersebut sekitar 14-17 meter persegi.
Baca Juga: Jumlah Ikan Nila dalam Kolam yang Ideal Berdasarkan Luasnya
Luas Kandang untuk Ayam Petelur
BBPP Kupang Kementan menyebut kepadatan ayam petelur pada fase grower sekitar 10 ekor per meter persegi.
Kandang yang terlalu padat dapat meningkatkan persaingan ayam dalam mendapatkan pakan, air, oksigen, dan ruang.
Untuk ayam yang sudah dewasa, kebutuhan ruang perlu disesuaikan lagi dengan sistem kandang yang digunakan.
Dengan begitu, Anda tidak sebaiknya menggunakan patokan fase pertumbuhan untuk seluruh masa pemeliharaan ayam petelur.
Baca Juga: Ayam Tidak Bertelur? Ini 6 Penyebab yang Perlu Diketahui Peternak
Luas Kandang untuk Ayam Kampung
Jika Anda ingin beternak ayam kampung atau ayam KUB, kebutuhan luas kandangnya juga berbeda.
BRMP Banten Kementan menyebut ayam KUB yang dipelihara untuk pembesaran setelah berumur lebih dari empat minggu memiliki kepadatan maksimal sekitar 10 ekor per meter persegi.
Jika dihitung untuk 100 ekor ayam KUB, luas kandang setidaknya dapat dihitung sekitar 10 meter persegi berdasarkan patokan tersebut.
Namun, kebutuhan ruang tidak selalu sama sepanjang masa pemeliharaan. Anak ayam yang masih kecil membutuhkan pengaturan kandang berbeda dibandingkan ayam yang sudah tumbuh besar.
Karena itu, kepadatan sebaiknya kembali disesuaikan ketika ayam bertambah besar.
Baca Juga: Tips Memilih Bibit Kambing yang Bagus Sebelum Mulai Beternak, Pemula Wajib Tahu
Jangan Hanya Fokus dengan Luas Kandang
Sebagai peternak pemula, Anda tidak bisa hanya fokus pada luas kandang. Sirkulasi udara juga perlu diperhatikan agar kondisi kandang tetap nyaman.
BBPP Kupang menyebut kandang ayam perlu memiliki sirkulasi udara yang baik.
Kondisi kandang yang terlalu padat juga dapat membuat sebagian ayam kesulitan mendapatkan pakan, air, dan oksigen secara optimal.
Tempat pakan dan minum juga harus disesuaikan dengan jumlah ayam.
Selain itu, kondisi kandang perlu dijaga agar tetap bersih dan tidak terlalu panas. Dengan demikian, ayam memiliki ruang yang cukup sekaligus lingkungan pemeliharaan yang nyaman.
Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Kambing Betina Sedang Birahi Sebelum Dikawinkan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News