UMK Jawa Tengah 2023 Diumumkan Besok (7/12), Cek Dahulu UMP Jateng & UMK 2022

Selasa, 06 Desember 2022 | 08:55 WIB   Reporter: Adi Wikanto
UMK Jawa Tengah 2023 Diumumkan Besok (7/12), Cek Dahulu UMP Jateng & UMK 2022

ILUSTRASI. UMK Jawa Tengah Diumumkan Besok (7/12), Cek Dahulu UMP Jateng & UMK 2022


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sesuai jadwal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), penetapan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2023 harus diputuskan paling lambat 7 Desember 2022. Berapa UMK Jawa Tengah (Jateng) 2023?

Sebelum penetapan UMK, Pemerintah Provinsi Jateng telah lebih dahulu menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) tahun 2023. Dilansir dari website resmi Pemprov Jateng, Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan UMP Jateng tahun 2023 sebesar Rp1.958.169,69.

UMP Jateng 2023 naik 8,01% atau Rp 145.234,26 dibandingkan UMP Jawa Tengah 2022 yang tercatat Rp 1.812.935.

Pengumuman UMP Jateng 2023 dilakukan Ganjar di kantornya, Senin (28/11/2022). Dalam konferensi pers, Ganjar menjelaskan Penetapan UMP tahun 2023 ini mendasarkan pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.
“Permenaker 18 Tahun 2022 menyatakan bahwa penetapan UM memperhatikan inflasi dan pertembuhan ekonomi,  serta nilai alfa,” jelasnya.

Nilai alfa merupakan wujud indeks tertentu, yang menggambarkan kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai tertentu, dalam rentang tertentu yaitu 0,10 (nol koma satu nol) sampai dengan 0,30 (nol koma tiga nol). Penentuan nilai αlfa harus mempertimbangkan produktivitas dan perluasan kesempatan kerja.

“Data yang digunakan dalam penghitungan penyesuaian nilai upah minimum, menggunakan data yang bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS),” ujarnya.

Baca Juga: Besok (7/12/2022) Diumumkan, Bagaimana Cara Cek Perhitungan UMK 2023?

Pada kesempatan itu, Ganjar menuturkan inflasi Jawa Tengah diangka 6,4%. Adapun pertumbuhan ekonomi sebesar  5,37%, serta nilai αlfanya angka 0,3. Keputusan itu berlaku mulai 1 Januari 2023.

“Mendasari UM Provinsi Jawa Tengah Tahun 2023, Kabupaten yang wajib menaikkan sesuai nilai UMP adalah Kabupaten Banjarnegara. Karena nilai UMK 2023 di bawah UMP 2023,” katanya.

Ganjar juga menjelaskan, UMP Jateng 2023 itu berlaku bagi pekerja/ buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Pekerja/ buruh dengan kualifikasi tertentu dapat diberikan upah lebih besar dari UMP Jateng 2023.

“Upah bagi pekerja/ buruh dengan masa kerja satu tahun atau lebih, berpedoman pada struktur dan skala upah,” tuturnya.

Ganjar mengatakan, keputusan itu telah melalui serangkaian tahapan. Utamanya, mendengarkan aspirasi dari seluruh komponen yang terkait. Setidaknya tiga kali Ganjar menggelar audiensi dengan kelompok buruh dan pengusaha.

Salah satunya, Ganjar melakukan audiensi LKS Tripartit dan Dewan Pengupahan Jawa Tengah meliputi unsur Pengusaha/ Kadin/ Apindo, Pekerja, Akademisi dan Pakar.

UMK Jateng 2023

Sejumlah kabupaten/kota Jateng telah mengusulkan UMK 2023. Salah satunya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Tenaga Kerja sepakat dengan serikat pekerja mengusulkan UMK di Kota Semarang tahun 2023 sebesar Rp 3.060.000 atau naik 7,9 persen dari tahun lalu.

Dilansir dari website resmi Pemkot Semarang, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Semarang, Sutrisno mengatakan, usulan penetapan UMK di Kota Semarang tahun 2023 pihaknya menyepakati dengan serikat pekerja, yakni mengusulkan sebesar Rp 3.060.000. Meski, dari Apindo bersikukuh menolak kenaikan jumlah besaran UMK tahun 2023 tersebut karena mengacu pada PP Nomor 36 tahun 2021 terkait penetapan UMK.

"Jadi usulan besaran UMK di Kota Semarang tahun 2023 pemerintah sepakat dengan serikat pekerja ada kenaikan sebesar 7,9 persen dari UMK tahun lalu. Nominalnya sekitar Rp 3.060.000," jelasnya.

Dari usulan serikat pekerja, kata dia juga mengusulkan penghitungan UMK berdasarkan kebutuhan hidup layak ( KHL) namun setelah ikut rapat dewan pengupahan kemudian menyepakati sama dengan usulan pemerintah berdasarkan Permenaker Nomor 18 tahun 2022, yaitu naik 7,9 persen. Namun, dari Apindo menolaknya dan menginginkan menempuh judial review (JR) berdasarkan PP Nomor 36 tahun 2021.

Hasil dari usulan UMK ini, nantinya akan diusulkan kepada Plt. Wali Kota Semarang untuk diajukan ke Provinsi dengan batas waktu penetapannya sampai 7 Desember untuk ditetapkan Gubernur.

Anggota KSPN Kota Semarang, Slamet Kaswanto mengatakan pihaknya menolak usulan penetapan UMK di Kota Semarang tahun 2023 dari Apindo yang berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2021. Sebenarnya, Serikat Pekerja memiliki dasar penentuan UMK sendiri yaitu berdasarkan kebutuhan hidup layak (KHL), dengan melakukan survei harga kebutuhan pokok di lima pasar Kota Semarang. Yakni diantaranya Pasar Karang ayu, Jatingaleh, Mangkang, Langgar dan Pedurungan.

"Dari survei di pasar tersebut menghasilkan UMK tahun 2023 sebesar Rp 3,6 juta, atau naik 29 persen dari tahun lalu," katanya.

Pihaknya juga menyampaikan agar dalam rapat dewan pengupahan, usulan UMK tahun 2023 dilepaskan dari PP Nomor 36 tahun 2021.

"Sepakat dengan pemerintah kota Semarang yang diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang penetapan UMP tahun 2023, sehingga menjadi sebesar Rp 3.060.000 atau naik sebesar 7,9 persen sekitar Rp 225 ribu dari UMK tahun lalu sebesar Rp 2.800.000," tandasnya.

Sebelum melihat besaran UMK tahun 2023, berikut data lengkap UMK 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah / Jateng tahun 2022 dan 2021:

UMK Jateng 2022

1. UMK tahun 2022 Kabupaten Cilacap Rp 2.230.731,50

2. UMK tahun 2022 Kabupaten Banyumas Rp1.983.261,84

3. UMK tahun 2022 Kabupaten Purbalingga Rp1.996.814,94

4. UMK tahun 2022 Kabupaten Banjarnegara Rp 1.819.835,17

5. UMK tahun 2022 Kabupaten Kebumen Rp 1.906.781,84

6. UMK tahun 2022 Kabupaten Purworejo Rp 1.911.850,80

7. UMK tahun 2022 Kabupaten Wonosobo Rp 1.931.285,33

8. UMK tahun 2022 Kabupaten Magelang Rp 2.081.807,18

9. UMK tahun 2022 Kabupaten Boyolali Rp 2.010.299,30

10. UMK tahun 2022 Kabupaten Klaten Rp 2.015.623,36

11. UMK tahun 2022 Kabupaten Sukoharjo Rp 1.998.153,18

12. UMK tahun 2022 Kabupaten Wonogiri Rp 1.839.043,99

13. UMK tahun 2022 Kabupaten Karanganyar Rp 2.064.313,20

14. UMK tahun 2022 Kabupaten Sragen Rp 1.839.429,56

15. UMK tahun 2022 Kabupaten Grobogan Rp 1.894.032,10

16. UMK tahun 2022 Kabupaten Blora Rp 1.904.196,69

17. UMK tahun 2022 Kabupaten Rembang Rp 1.874.322,05

18. UMK tahun 2022 Kabupaten Pati Rp 1.968.339,04

19. UMK tahun 2022 Kabupaten Kudus Rp 2.293.058,26

20. UMK tahun 2022 Kabupaten Jepara Rp 2.108.403,11

21. UMK tahun 2022 Kabupaten Demak Rp 2.513.005,89

22. UMK tahun 2022 Kabupaten Semarang Rp 2.311.254,15

23. UMK tahun 2022 Kabupaten Temanggung Rp1.887.832,11

24. UMK tahun 2022 Kabupaten Kendal Rp 2.340.312,28

25. UMK tahun 2022 Kabupaten Batang Rp 2.132.535,02

26. UMK tahun 2022 Kabupaten Pekalongan Rp 2.094.646,19

27. UMK tahun 2022 Kabupaten Pemalang Rp 1.940.890,41

28. UMK tahun 2022 Kabupaten Tegal Rp 1.968.446,34

29. UMK tahun 2022 Kabupaten Brebes Rp 1.885.019,39

30. UMK tahun 2022 Kota Magelang Rp 1.935.913,27

31. UMK tahun 2022 Kota Surakarta Rp 2.035.720,17

32. UMK tahun 2022 Kota Salatiga Rp 2.128.523,19

33. UMK tahun 2022 Kota Semarang Rp 2.835.021,29

34. UMK tahun 2022 Kota Pekalongan Rp 2.156.213,77

35. UMK tahun 2022 Kota Tegal Rp 2.005.930,52

UMK Tahun 2021 Jawa Tengah / Jateng

Sebagai perbandingan, berikut daftar UMK tahun 2021 di Jawa Tengah / Jateng:

  1. UMK tahun 2021 Kota Semarang Rp 2.810.025
  2. UMK tahun 2021 Kabupaten Demak Rp 2.511.526
  3. UMK tahun 2021 Kabupaten Kendal Rp 2.335.735
  4. UMK tahun 2021 Kabupaten Semarang Rp 2.302.797
  5. UMK tahun 2021 Kota Salatiga Rp 2.101.457
  6. UMK tahun 2021 Kabupaten Grobogan Rp 1.890.000
  7. UMK tahun 2021 Kabupaten Blora Rp 1.894.000
  8. UMK tahun 2021 Kabupaten Kudus Rp 2.290.995
  9. UMK tahun 2021 Kabupaten Jepara Rp 2.107.000
  10. UMK tahun 2021 Kabupaten Pati Rp 1.953.000
  11. UMK tahun 2021 Kabupaten Rembang Rp 1.861.000
  12. UMK tahun 2021 Kabupaten Boyolali Rp 2.000.000
  13. UMK tahun 2021 Kota Surakarta Rp 2.013.810
  14. UMK tahun 2021 Kabupaten Sukoharjo Rp 1.986.450
  15. UMK tahun 2021 Kabupaten Sragen Rp 1.829.500
  16. UMK tahun 2021 Kabupaten Karanganyar Rp 2.054.040
  17. UMK tahun 2021 Kabupaten Wonogiri Rp 1.827.000
  18. UMK tahun 2021 Kabupaten Klaten Rp 2.011.514
  19. UMK tahun 2021 Kota Magelang Rp 1.914.000
  20. UMK tahun 2021 Kabupaten Magelang Rp 2.075.000
  21. UMK tahun 2021 Kabupaten Purworejo Rp 1.905.400
  22. UMK tahun 2021 Kabupaten Temanggung Rp 1.885.000
  23. UMK tahun 2021 Kabupaten Wonosobo Rp 1.920.000
  24. UMK tahun 2021 Kabupaten Kebumen Rp 1.895.000
  25. UMK tahun 2021 Kabupaten Banyumas Rp 1.970.000
  26. UMK tahun 2021 Kabupaten Cilacap Rp 2.228.904
  27. UMK tahun 2021 Kabupaten Banjarnegara Rp 1.805.000
  28. UMK tahun 2021 Kabupaten Purbalingga Rp 1.988.000
  29. UMK tahun 2021 Kabupaten Batang Rp 2.129.117
  30. UMK tahun 2021 Kota Pekalongan Rp 2.139.754
  31. UMK tahun 2021 Kabupaten Pekalongan Rp 2.084.155
  32. UMK tahun 2021 Kabupaten Pemalang Rp 1.926.000
  33. UMK tahun 2021 Kota Tegal Rp 1.982.750
  34. UMK tahun 2021 Kabupaten Tegal Rp 1.958.000
  35. UMK tahun 2021 Kabupaten Brebes Rp 1.866.722

Itulah nilai UMP Jateng 2023 dan UMK tahun 2021-2022 di Jawa Tengah. Semoga besaran UMK Jateng 2023 mampu meningkatkan kesejahteraan para buruh!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru