Warga Panic Buying BBM Dipicu Konflik Iran, Stok di Indonesia Bisa Cepat Habis?

Minggu, 08 Maret 2026 | 04:33 WIB
Warga Panic Buying BBM Dipicu Konflik Iran, Stok di Indonesia Bisa Cepat Habis?


Sumber: Kompas.com  | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pertamina pastikan stok BBM aman

Senada dengan Anggie, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panic buying atau menimbun BBM.

Dia menyarankan masyarakat agar menggunakan energi, baik BBM maupun LPG secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan.

"Masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur," ucapnya, dikutip dari Antara.

Pertamina juga meminta masyarakat tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG, karena tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan memiliki konsekuensi hukum.

Sementara itu, di tengah arus mudik Lebaran, Pertamina memastikan kesiapan pelayanan baik di layanan energi, wilayah atensi, program promosi, serta layanan tambahan.

Sebagai langkah antisipasi peningkatan konsumsi, Pertamina Patra Niaga telah melakukan berbagai upaya penguatan layanan, antara lain melalui build up stock, penguatan sarana distribusi, koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder mulai dari pemerintah melalui kementerian, kedutaan besar dan perwakilan luar negeri, mitra bisnis, hingga mitra internasional sesama badan usaha, hingga memastikan sistem monitoring distribusi berjalan optimal.

Selain itu, Pertamina juga memanfaatkan sistem digitalisasi, seperti Pertamina Digital Hub yang memungkinkan pemantauan penyaluran energi secara realtime dari sisi hulu hingga hilir.

Baca Juga: Cuaca Sumsel Minggu (8/3): Hujan atau Cerah? Ini Detail Prakiraan BMKG!

Sebanyak 7.885 SPBU, yang 2.074 SPBU di antaranya beroperasi 24 jam, dan 6.777 Pertashop untuk BBM akan disiagakan.

Pertamina juga menyediakan 6.662 agen LPG yang 6.300 agen di antaranya siaga 24 jam, 757 SPBE, serta 223 agen minyak tanah.

Sedangkan di jalur potensial, seperti tol, wisata, dan lintas utama, Pertamina Patra Niaga menyiagakan SPBU 24 jam, 96 layanan modular BBM & 62 Kios Pertamina Siaga di 64 titik lokasi, serta 200 unit mobil tangki BBM stand by.

Tanya hanya itu, Pertamina Patra Niaga turut menghadirkan 41 unit Serambi MyPertamina di rest area, jalur wisata, bandara, hingga Pelabuhan.

Dampak panic buying BBM

Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira mengatakan, fenomena panic buying BBM di Indonesia menunjukkan kondisi ekonomi yang rentan.

Sementara itu, khusus di Aceh, fenomena ini dipicu rasa trauma kelangkaan BBM yang terjadi pada saat banjir bandang terjadi pada November 2025.

"Kenapa di Aceh antrian panjang SPBU? Karena mereka masih belum selesai dari pemulihan pasca bencana. Begitu ada perang di timur tengah, wajar reaksinya adalah memastikan mobil dan motor termasuk angkutan logistik mendapat stok BBM," tuturnya, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (6/3/2026).


Terbaru