Warga Panic Buying BBM Dipicu Konflik Iran, Stok di Indonesia Bisa Cepat Habis?

Minggu, 08 Maret 2026 | 04:33 WIB
Warga Panic Buying BBM Dipicu Konflik Iran, Stok di Indonesia Bisa Cepat Habis?


Sumber: Kompas.com  | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pemicu panic buying selanjutnya adalah pernyataan yang disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang mengatakan bahwa stok BBM nasional tersisa 20 hari.

Meski sudah diklarifikasi, Bhima mengatakan, stok BBM yang rendah membuat publik berspekulasi soal kemungkinan berkurangnya pasokan hingga harga bbm yang naik.

"Dalam ekonomi disebut dengan Animal Spirit, keputusan ekonomi diambil tidak berdasarkan rasionalitas tapi pertimbangan emosional," ucap Bhima.

Menurutnya, fenomena panic buying dapat berdampak pada cadangan BBM di Indonesia menjadi lebih cepat habis.

"Panic buying yang menyebar di berbagai daerah bisa memicu berkurangnya stok BBM secara cepat. Jelang mudik lebaran sangat krusial ya," kata Bhima.

Tonton: Drone Iran Banjiri Timur Tengah! Negara Teluk Jadi Target Utama

Oleh sebab itu, dia mengimbau agar masyarakat membeli BBM secukupnya sesuai dengan kebutuhannya.

Bhima juga menyarankan agar masyarakat tidak menyebarkan informasi di media sosial terkait panic buying karena bisa menimbulkan kepanikan publik.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Panic Buying BBM Merebak di Tengah Konflik Iran, Bisa Bikin Stok Indonesia Cepat Habis?"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru