Peristiwa

2,2 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Di Libur Lebaran, Arus Balik Hindari Tanggal Ini

Selasa, 24 Maret 2026 | 06:31 WIB
2,2 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Di Libur Lebaran, Arus Balik Hindari Tanggal Ini

ILUSTRASI. 2,2 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Di Libur Lebaran, Arus Balik Hindari Tanggal Ini


Sumber: Kompas.com  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Lebih dari  2 juta kendaraan keluar dari Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi (Jabotabek) untuk mudik Lebaran / Hari Raya Idulfitri 1447 H. Untuk Anda yang akan kembali masuk ke Jabotabek, hindari tanggal puncak arus balik agar perjalanan arus balik lancar.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 2.217.462 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode H-10 hingga H+1 Lebaran 2026, tepatnya pada 11–22 Maret 2026.

Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yaitu GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebutkan bahwa jumlah tersebut meningkat signifikan.

“Total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek naik 27,1 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 1.744.683 kendaraan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (23/3/2026).

Rivan menjelaskan, total 2,2 juta kendaraan tersebut sudah mencapai 62,8 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar Jabotabek selama periode 11–31 Maret 2026.

Tonton: Yaqut Tak Terlihat di Rutan, KPK Alihkan Status Jadi Tahanan Rumah

Arah Timur Jadi Favorit Pemudik

Mayoritas kendaraan bergerak menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan total:

- 1.215.870 kendaraan (54,9%)

Sementara itu:
- Arah Barat (Merak): 555.339 kendaraan (25%)
- Arah Selatan (Puncak): 446.253 kendaraan (20,1%)

Rincian Lalu Lintas per Arah

Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)
- GT Cikampek Utama: 790.791 kendaraan (+129,8% dari normal)  
- GT Kalihurip Utama: 425.079 kendaraan (+10,1%)  
- Total: 1.215.870 kendaraan (+66,5%)

Arah Barat (Merak)
- GT Cikupa: 555.339 kendaraan (+4,3%)

Arah Selatan (Puncak)
- GT Ciawi: 446.253 kendaraan (+2,8%)

Baca Juga: Ada Cuti Bersama Lebaran 2026, Apakah Ganjil Genap Jakarta Berlaku Hari Ini (24/3)

Puncak Arus Mudik Terjadi 18 Maret 2026

Puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 dengan total 270.315 kendaraan.

Angka ini:
- Naik 98,3% dibanding lalu lintas normal (136.326 kendaraan)
- Lebih tinggi 4,62% dibanding puncak mudik tahun 2025 (258.383 kendaraan) 

Prediksi Puncak Arus Balik

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengingatkan para pemudik yang akan kembali ke wilayah Jabodetabek untuk menghindari waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2026.

Menurut Dudy, puncak arus balik tahun ini diperkirakan terjadi dalam tiga gelombang, yakni pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.

“Berdasarkan data perhitungan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), puncak arus balik diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan volume lebih dari 285.000 kendaraan. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan puncak arus mudik sebelumnya,” ujar Dudy dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Baca Juga: Pertumbuhan Pajak 2026 Didukung Aktivitas Digital, Sektor Perdagangan Melonjak 

Untuk menghindari kepadatan, pemerintah mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan kembali dengan lebih fleksibel, di antaranya:

- 23 Maret 2026 (memanfaatkan cuti bersama)  
- 25–27 Maret 2026 (memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere/WFA)  

Dengan strategi ini, distribusi kendaraan diharapkan lebih merata sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.

Tiga Gelombang Puncak Arus Balik

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho juga menegaskan bahwa arus balik akan terjadi dalam tiga gelombang besar:

- 24 Maret 2026  
- 28 Maret 2026  
- 29 Maret 2026  

Masyarakat diimbau untuk menghindari tanggal-tanggal tersebut guna mengurangi risiko kemacetan.

Tonton: Iran Tembakkan Rudal ke Diego Garcia, Inggris Batal Izinkan Pangkalan Siprus

Diskon Tarif Tol 30 Persen

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk arus balik.

Diskon ini berlaku pada:

- 26–27 Maret 2026  
- Berlaku di 9 ruas tol Jasa Marga Group  
- Untuk perjalanan jarak jauh (menerus)  

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pemudik menghindari puncak arus balik.

Tonton: Iran Ancam Serang Infrastruktur Energi Negara Teluk, Ultimatum Trump Picu Eskalasi

Kesiapan Infrastruktur dan Layanan

Jasa Marga juga memastikan kesiapan layanan di ruas tol utama dengan berbagai langkah, seperti:

- Optimalisasi gardu tol  
- Penyiagaan armada layanan jalan tol  
- Pengaturan lalu lintas situasional  
- Kesiapsiagaan petugas 24 jam  

Pemantauan lalu lintas dilakukan secara real-time melalui JMTC, serta didukung layanan informasi seperti aplikasi Travoy, Call Center 133, dan Radio Travoy FM.

Pembatasan Operasional Truk

Selain itu, pengemudi kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih diimbau mematuhi aturan pembatasan operasional.

Pembatasan ini berlaku pada:

- 13–29 Maret 2026  

Langkah tersebut bertujuan untuk menjaga kelancaran arus mudik dan balik selama periode Lebaran.

Dengan perencanaan perjalanan yang matang dan memanfaatkan kebijakan yang tersedia, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan arus balik dengan lebih aman, nyaman, dan lancar.



 

 

Sumber: https://otomotif.kompas.com/read/2026/03/23/071200315/awas-terjebak-macet-ini-3-tanggal-puncak-arus-balik-lebaran-2026.

 

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/03/23/190000526/libur-lebaran-2-2-juta-kendaraan-sudah-tinggalkan-jabotabek.


 

WFH Pasca Lebaran Hemat BBM hingga 20%, Pemerintah Siapkan Skema Terbatas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru