7 Makanan Khas Tegal yang Paling Populer

Selasa, 20 September 2022 | 14:28 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
7 Makanan Khas Tegal yang Paling Populer

ILUSTRASI. Kupat Glabed, Salah Satu Makanan Khas Tegal.


KONTAN.CO.ID - Tegal adalah salah satu kabupaten dan kota yang terletak di Jawa Tengah. Ada banyak makanan khas Tegal yang bisa Anda cicipi saat mengunjungi daerah bekas Karesidenan Pekalongan ini. 

Kuliner khas Tegal juga sangat beragam. Makanan khas Tegal sangat dipengaruhi oleh letak geografisnya yang berada di Pantai Utara Jawa. 

Selain itu, ada kesamaan budaya juga membuat makanan khas Tegal bisa ditemui di Kabupaten Brebes lantaran letaknya bersebelahan. Untuk itu, jika mampir ke daerah ini, tak ada salahnya untuk mencicipi salah satu makanan khas Tegal yang menggugah selera. 

Baca Juga: Sejarah Mangkuk Ayam Jago dan Harganya di Marketplace

Makanan khas Tegal

Ada cukup banyak makanan khas Tegal yang bisa Anda coba. Ragam kuliner khas Tegal memiliki cita rasa yang berbeda baik asin, manis, gurih, atau pedas.   

Selain itu, hidangan yang tersedia pun bervariasi baik itu makanan berat atau makanan ringan.

Berikut sederet makanan khas Tegal Jawa Tengah sebagaimana dikutip dari buku Makanan Khas Tegal (2021), oleh Ahazrina, Penerbit Elementa Media:

1. Glotak

Glotak adalah makanan khas Tegal yang mungkin cukup asing bagi orang luar daerah ini. Glotak adalah makanan yang berbahan dasar gembus atau tempe dari bahan dasar ampas tahu yang ditumis.

Semua bahan ini kemudian dimasak bersamaan dengan kuah kaldu yang berasal dari tulang ayam, atau juga bisa digantikan dengan tulang sapi. 

Nama Glotak sendiri berawal dari suara saat mengolah masakan dengan cara mengaduk. Bunyi berisik antara panci dan tulang atau balungan saat mengaduk ini menghasilkan bunyi glotak-glotak.

Olahan gembus yang dipadukan dengan kaldu dari rebusan tulang sapi menjadikan kuliner khas Tegal ini memiliki cita rasa yang khas dan legendaris.

Baca Juga: 5 Makanan Khas Kendal yang Patut Dicoba

2. Kupat Glabed

Bicara makanan khas Tegal paling populer, rasanya tidak lengkap kalau tidak memasukan kupat glabed. Sesuai dengan namanya, kupat glabed adalah sajian yang terdiri dari ketupat dan kuah kuning kental glabed. 

Selain dikenal sebagai makanan khas Tegal, kupat glabed juga banyak dijumpai di daerah tetangganya, Kabupaten Brebes. Glabed adalah kata yang digunakan oleh orang Brebes dan Tegal untuk menggambarkan tekstur makanan yang kental ketika masuk ke dalam mulut.  

Jika diperhatikan, kuah kuning pada makanan khas Tegal ini tampak seperti kuah opor ayam pada umumnya. Namun, kupat glabed memiliki kuah lebih kental sehingga terasa gurih.  

Satu piring kupat glabed terdiri dari kupat, potongan tempe kecil, sayur kuning, sambel merah, dan kerupuk mie kuning. Sebagai pelengkap, kupat glabed disantap bersama sate ayam, sate kerang, atau sate kikil.

Baca Juga: 7 Makanan Khas Kudus yang Wajib Dicoba

3. Kupat bongkok

Selain kupat glabed, makanan khas Tegal Jawa Tengah lainnya dengan bahan utama kupat adalah kupat bongkok. Sama seperti kupat yang lainnya, kupat bongkok dibuat dari ketupat sebagai bahan utama dengan disiram kuah. 

Namun, berbeda dengan kupat lainnya, kupat bongkok menggunakan kuah kare tempe dan mie kenyol. Kuah kare dalam makanan ini cukup unik karena menggunakan tempe semangit atau tempe yang sengaja dibusukkan.

Selain olahan tempe semangit, keunikan lain dari kupat bongkok adalah olahan mie kenyol atau kerupuk mie yang direbus hingga lembek dan dimasak dengan bumbu pedas.

Baca Juga: 9 Manfaat Bunga Telang bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

4. Nasi bogana

Nasi bogana adalah makanan khas Tegal yang terdiri dari nasi putih dengan lauk opor ayam, sambal, telur pindang, dendeng hingga oseng tempe dan buncis.

Konon, nasi bogana adalah makanan favorit R.A Kartini. Waktu itu, adik R.A. Kartini yakni Kardinah adalah istri Bupati Tegal. Makanan khas Tegal ini disajikan dalam bungkusan daun pisang. 

5. Rujak teplak

Rujak adalah makanan khas Tegal yang berupa olahan bermacam-macam buah yang dicampur dengan sambal kacang dan gula merah. Rasa yang dihasilkan pun segar, asam, gurih, dan pedas.

Rujak Teplak adalah olahan beragam macam sayuran yang terdiri dari kangkung atau bayam, kol,daun singkong, timun, jantung pisang, pare, dan petai china yang dicampur sambal rujaknya yang khas.

Bumbu yang digunakan oleh kuliner khas Tegal ini adalah campuran singkong kukus, cabe merah kukus, cabe rawit kukus, terasi, asam Jawa, gula Jawa dan garam yang dihaluskan bersama-sama.

Baca Juga: 10 Makanan Khas Demak yang Direkomendasikan untuk Dicoba

6. Sate kemronyos

Kemronyos adalah makanan khas Tegal berupa sate yang terbuat dari bahan dasar daging kambing. Namun, berbeda dengan sate lainnya, sate kemronyos dibakar tanpa dibumbui terlebih dahulu.

Sate Kemronyos ini merupakan hidangan yang cocok disantap ketika malam hari. Sate ini banyak dijual di pinggir jalan, baik di Kota Tegal maupun Kabupaten Tegal.

Baca Juga: Sederet Makanan Khas Brebes yang Paling Populer

7. Sega lengko

Sega Lengko dalam bahasa Tegal artinya adalah sebuah makanan khas Tegal yang cocok disantap di waktu kapanpun. Di Tegal, banyak sekali pedagang yang menjual nasi lengko atau sega lengko.

Dalam satu porsi sega lengko terdiri dari nasi dengan aneka macam lauk seperti tahu, tempe, kol, tauge, tahu yang disiram oleh saus kacang.

Nasi lengko sebenarnya adalah makanan tradisional dari Cirebon. Namun, kemudian menyebar ke Tegal dan Brebes sehingga jadi kuliner khas kedua daerah di Timur Cirebon tersebut.  

Itulah tujuh makanan khas Tegal Jawa Tengah yang bisa Anda coba saat melintas di daerah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru