KONTAN.CO.ID - Simak status gunung berapi pasca rentetan erupsi Gunung Semeru. Aktivitas gunung berapi di Indonesia masih didominasi status Level II atau Waspada hingga Selasa, 19 Mei 2026.
Berdasarkan data pemantauan vulkanologi terbaru, saat ini tidak ada gunung api yang berada pada Level IV (Awas).
Sementara itu, terdapat tiga gunung berapi dengan status Level III atau Siaga, yakni Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur, Gunung Merapi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, serta Gunung Semeru di Jawa Timur.
Baca Juga: Ambisi Berburu Konten di Puncak Vulkanik Gunung Dukono, Berujung Petaka
Erupsi Semeru Terbaru
Gunung Semeru kembali menjadi perhatian setelah mengalami erupsi dalam beberapa hari terakhir. Terbaru, pada Selasa, 19 Mei 2026 dengan erupsi hingga memunculkan abu vulkanik setinggi 1 km.
Aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih fluktuatif dengan hembusan abu vulkanik yang teramati dari puncak Kawah Jonggring Saloko.
Masyarakat di sekitar lereng Semeru diminta tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi awan panas guguran dan lahar hujan apabila terjadi hujan deras di sekitar kawasan puncak.
Secara keseluruhan, jumlah gunung api aktif di Indonesia yang dipantau mencapai 69 gunung.
Baca Juga: Nias Utara Diguncang Gempa M 5,9, Getaran Terasa Kuat di Gunung Sitoli
Status Gunung Berapi di Indonesia
Mayoritas berada pada status normal, namun aktivitas vulkanik tetap diawasi secara ketat oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Berikut status terbaru aktivitas gunung berapi di Indonesia per Selasa, 19 Mei 2026.
| Level Status | Jumlah Gunung Api | Keterangan |
|---|---|---|
| Level IV (Awas) | 0 | Tidak ada gunung api berstatus awas |
| Level III (Siaga) | 3 | Lewotobi Laki-laki, Merapi, Semeru |
| Level II (Waspada) | 23 | Dalam pemantauan peningkatan aktivitas |
| Level I (Normal) | 43 | Aktivitas vulkanik relatif stabil |
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Km
Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, masih berstatus Siaga atau Level III.
Pada level ini, masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam radius tertentu karena berpotensi terdampak awan panas, guguran lava, dan aliran lahar.
Selain Semeru, Gunung Merapi juga masih mempertahankan status Siaga akibat aktivitas kubah lava dan guguran material vulkanik yang terus terjadi.
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi Lima Kali pada Kamis (16/5) Pagi
Sementara Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, juga masih menunjukkan aktivitas vulkanik cukup tinggi.
PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan resmi dari otoritas terkait.
Warga yang tinggal di sekitar gunung api aktif juga diminta menyiapkan langkah mitigasi dini apabila sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.
Tonton: Iran Resmi Bentuk Badan Baru Kelola Selat Hormuz, Kapal Akan Dikenai Tarif
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News