Aktivitas Lancar? Simak Prakiraan Cuaca Jabodetabek 19 April 2026

Minggu, 19 April 2026 | 07:10 WIB
Aktivitas Lancar? Simak Prakiraan Cuaca Jabodetabek 19 April 2026

ILUSTRASI. Puncak Musim Hujan (Warta Kota/Yulianto)


Penulis: Ryan Suherlan  | Editor: Ryan Suherlan

KONTAN.CO.ID - Yuk lihat prakiraan cuaca Jabodetabek hari Minggu (19/4/2026) bagi warga di berbagai daerah di Jabodetabek.

Berdasarkan data dari BMKG, untuk daerah Jabodetabek, prakiraan cuaca di Jabodetabek didominasi dalam status berawan.

Salah satunya di Provinsi DKI Jakarta, tepatnya Kota Jakarta Pusat, menunjukkan suhu udara berkisar 25-30 derajat celsius dengan kelembapan udara yang cukup tinggi di antara 71-90%.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cetak Kartu UTBK SNBT 2026 Agar Tak Ditolak Panitia

Hal tersebut membuat udara di Kota Jakarta Pusat hari ini akan cenderung lebih lembap khususnya di pagi dan malam hari yang berpotensi akan turun hujan.

Sehingga bagi warga Jakarta diharapkan mengantisipasi sebelum terjadi hujan dengan membawa payung atau jas hujan jika melakukan aktivitas luar ruangan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga memprediksi cuaca untuk besok dan beberapa hari ke depan di berbagai daerah di Indonesia.

Informasi tersebut bermanfaat bagi masyarakat untuk bisa melakukan persiapan jika sudah mengetahui prakiraan cuaca di daerah masing-masing termasuk area Jabodetabek. Sehingga berbagai aktivitas bisa berjalan lancar tanpa terkendala cuaca.

Baca Juga: Nias Utara Diguncang Gempa M 5,9, Getaran Terasa Kuat di Gunung Sitoli

Lantas, bagaimana detail prakiraan cuaca Jabodetabek hari ini? 

Melansir dari laman BMKG, berikut prakiraan cuaca di Jabodetabek:

Prakiraan Cuaca Jabodetabek 19 April 2026

- Kota Jakarta Pusat: Berawan (25–30 °C, 71–90%)
- Kota Bogor: Hujan Ringan (22–30 °C, 70–96%)
- Kota Depok: Hujan Ringan (25–31 °C, 68–95%)
- Kota Tangerang: Hujan Ringan (24–31 °C, 71–97%)
- Kota Bekasi: Hujan Ringan (25–32 °C, 65–96%)

Itulah informasi terkait prakiraan cuaca Jabodetabek hari Minggu 19 April 2026 menurut BMKG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru