Jawa Tengah

Anak sulung Jokowi yang akan diusung PDI-P di Pilwalkot Solo 2020?

Jumat, 17 Juli 2020 | 14:33 WIB Sumber: Kompas.com
Anak sulung Jokowi yang akan diusung PDI-P di Pilwalkot Solo 2020?

ILUSTRASI. Putra pertama Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Wali Kota Solo 2010 ke kantor DPD PDIP Jawa Tengah, di Semarang, Kamis (12/12/2019). Gibran mendatangi kantor DPD PDIP Jateng dengan dikawal oleh ribu

KONTAN.CO.ID -Solo. Anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, kemungkinan yang dipilih PDI-P sebagai bakal calon wali kota di Pilwalkot Solo 2020. Gibran Rakabuming akan dipasangkan dengan Teguh Prakoso.

Pencalonan itu berdasarkan rekomendasi DPP PDI-P. Meskipun sebenarnya, DPC PDI-P Solo sudah merekomendasikan Achmad Purnomo sebagai bakal calon wali kota di Pilwalkot Solo 2020. Achmad saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo.

Baca juga: Jangan sampai ditilang ya, polisi akan razia kendaraan di wilayah ini

Achmad Purnomo mengaku dipanggil oleh Presiden  Jokowi ke Istana Negara Jakarta, Kamis (16/7/2020). Di Istana tersebut, Achmad Purnomo mengatakan kalau dirinya diberitahu oleh Presiden Jokowi jika pasangan calon yang direkomendasi DPP PDI-P maju di Pilwakot Solo 2020 itu bukan dirinya,melainkan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso. 

"Tadi saya di Istana Negara diberitahu oleh Pak Jokowi kalau yang dapat rekomendasi Gibran sama Teguh (Gi-Guh). Bukannya Pu-Guh, tapi Gi-Guh," kata Purnomo saat dihubungi wartawan, Kamis. 

Achmad Purnomo mengatakan tidak mempersoalkan meski dirinya tidak mendapat rekomendasi maju sebagai bakal calon wali kota pada Pilwakot Solo 2020. "Iya, gimana lagi. Saya ndak apa-apa. Wong dari dulu saya sudah menduga ke arah itu (Gibran). Sikonnya begitu kok," ujar Purnomo.

"Iya yang pertama tentunya karena Gibran putranya presiden. Kedua barang kali masih muda. Saya kan sudah tua mungkin begitu. Iya tidak tahu pertimbangan DPP apa, yang tahu DPP kenapa yang diberi rekomendasi Mas Gibran," sambung dia. 

Disinggung keberangkatannya ke Jakarta tersebut apakah bertemu dengan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Purnomo mengaku tidak. "Saya ndak dipanggil Bu Mega. Saya dipanggil Presiden (Jokowi) kok. Langsung dipanggil Pak Jokowi. Tadi pagi tolak dari Solo naik pesawat langsung ke Jakarta. Pulang tidak ada pesawat ke Solo dan Jogja, adanya ke Semarang, lha ini turun ke Semarang," ungkapnya. 

Purnomo menyatakan belum menentukan langkah politik selanjutnya usai rekomendasi DPP jatuh kepada Gibran dan Teguh. Kendati masih ada peluang untuk mencalonkan diri maju melalui partai politik (parpol) lain. "Nggaklah. Pasti minangnya bukan ke saya tapi calon lain. Nggaklah, jangan mengandai-andai," ucap dia. 

Sebelumnya, Ketua DPC PDI-P Kota Solo sekaligus Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, rekomendasi pasangan calon yang diusung PDI-P pada Pilkada Serentak 2020 akan diumumkan di DPD PDI-P Jateng pada Jumat (17/7/2020). 

Dirinya mengatakan telah menerima undangan untuk menghadiri pengumuman rekomendasi pasangan calon tersebut. "Yang diundang saya, sekretaris, wakil ketua bidang pemenangan Pemilu, Teguh dan Gibran," kata Rudy kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/7/2020). 

"Sehingga untuk calon wali kotanya siapa, calon wakil wali kotanya siapa saya belum tahu persis," sambungnya. Nama Gibran dan Teguh ada dalam undangan tersebut karena yang dipastikan mendapat rekomendasi dari DPP PDI-P untuk maju pada Pilkada Serentak 2020. 

Baca juga: Jangan sampai ditilang, ini pelanggaran yang akan kena tilang di Operasi Patuh jaya

"Pak Purnomo tidak diundang. Yang diundang berarti yang kira-kira dapat rekomendasi itu. Namun, posisinya di mana saya belum tahu. Saya ndak omong soal itu. Karena kalau saya omong kan harus dengan data yang otentik," jelas dia.

(Kontributor Solo, Labib Zamani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dipanggil ke Istana, Purnomo: Diberitahu Pak Jokowi yang Dapat Rekomendasi Gibran sama Teguh", 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Adi Wikanto


Terbaru