Atasi lonjakan kasus Covid-19 di Jabar, ini strategi Gubernur Ridwan Kamil

Minggu, 13 Juni 2021 | 07:07 WIB Sumber: Kompas.com
Atasi lonjakan kasus Covid-19 di Jabar, ini strategi Gubernur Ridwan Kamil

ILUSTRASI. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil . Tribun Jabar/Gani Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau akrab disapa Emil mengungkap pemicu melonjaknya kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar). Hal itu dilakukan usai dirinya mengunjungi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, Sabtu (12/6/2021) pukul 22.30 WIB malam bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna.  

"Izin mengupdate, memang fakta ya terjadi lonjakan (kasus Covid-19) pasca-libur lebaran yang masa inkubasinya jatuh di minggu-minggu ini lah kira-kira begitu. Ini menunjukkan bahwa ketidaktaatan pada imbauan mudik itu membawa kemudaratan seperti ini. Jadi ini nyata," ujar Emil. 

Seharusnya, menurut Emil, jika masyarakat patuh pada imbauan pemerintah untuk menahan diri tidak mudik, lonjakan kasus bisa dihindari. 

"Kalau pada saat itu semua taat tidak akan terjadi lonjakan seperti sekarang. Jadi ini tolong diulas di media pentingnya ketaatan itu. Kenapa, karena data pada hari lebarannya itu rendah. Salah satu persentase (kasus) terendah itu justru di hari lebaran. Sekarang ada kenaikan," ungkapnya. 

Baca Juga: Jumlah positif melonjak, Pemda diminta antisipasi lonjakan kasus covid-19

Saat itu Emil juga mengatakan, sebelum lebaran, kasus Covid-19 di Jabar cenderung menurun. 

Siapkan aturan 

Gubernur Jabar itu lalu menjelaskan langkah untuk mengendalikan lonjakan kasus Covid-19. 

Salah satunya menyiapkan aturan pengetatan aktivitas masyarakat. 

"Nanti saya sudah saya instruksikan diwakili Sekda Kota Bandung kebijakan WFH sedang dihitung, kebijakan nikahan sedang dihitung khususnya Bandung Raya," katanya. 
Lalu, dalam kesempatan itu, Emil juga menanggapi soal isu rumah sakit menolak pasien dengan alasan kamar penuh. 

Menurutnya, berdasar keterangan dokter di RSHS, banyak pasien tanpa gejala yang datang meminta perawatan. Padahal, hasil analisis dokter, pasien tersebut cukup menjalani isolasi mandiri. 

"Jadi intinya ada kenaikan tapi masih terkendali. Isolasi non rumah sakit kita siapkan karena catatan RSHS banyak yang dikit-dikit ingin ke rumah sakit padahal diagnosanya cukup isoman (isolasi mandiri). Proses mengukur ini yang harus kita perbaiki agar jangan OTG dikit-dikit ke RSHS," tuturnya. 

Baca Juga: Duh! Kasus harian covid-19 di tanah air naik lagi

"Jadi tidak betul ada ditolak itu. Bukan ditolak, dokter menilai anda tidak perlu dirawat cukup di rumah. Jadi bukan penuh, karena kenyataannya juga tidak penuh. Bahwa naik iya tapi tidak penuh," jelasnya. 

Sementara itu, setelah berkunjunga ke RSHS Bandung, Emil dan rombongan melanjutkan peninjauan ke RSKIA Kota Bandung.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Lonjakan Kasus Covid-19 di Jabar, Ini Langkah Gubernur Ridwan Kamil "

Editor : Michael Hangga Wismabrata

Selanjutnya: RedDoorz tambah Sans Hotel di Bandung dan Cirebon

 

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Herlina Kartika Dewi
Terbaru