Peristiwa

Begini mekanisme pemilihan Wagub DKI di tengah pandemi Covid-19

Senin, 06 April 2020 | 10:05 WIB Sumber: Kompas.com
Begini mekanisme pemilihan Wagub DKI di tengah pandemi Covid-19

ILUSTRASI. Ilustrasi rapat DPRD DKI Jakarta


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta tetap dilaksanakan meski virus corona ( Covid-19) sedang merebak. 

Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) wagub DKI Jakarta S Andyka mengatakan, ada sejumlah mekanisme yang diterapkan. 

Mekanisme ini sesuai hasil pembahasan dengan pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. 

Baca Juga: Cawagub Nurmansjah Lubis merasa lebih cocok mendampingi Anies Baswedan

"Kepolisian dan dinkes sudah melihat langsung seperti apa kita menatanya, dengan mengedepankan physical dan social distancing. Artinya, kita menata cukup baik dengan protokoler yang cukup baik juga," ucap Andyka saat dihubungi Kompas.com, Senin (6/4).

Menurut dia, kursi bagi anggota DPRD DKI yang disediakan di dalam ruangan rapat paripurna hanya berjumlah 54 kursi sesuai jumlah minimal kehadiran anggota DPRD DKI yang akan akan memilih. 

Jaraknya pun dibuat berjarak dan diatur selang-seling. 

"Jarak antarmeja yang mulanya diisi dua orang, sekarang hanya diisi satu orang saja. Jadi, di dalam hanya ada 54 sesuai persyaratan kuorum, ditambah dua kursi untuk saksi, sembilan untuk panlih, serta lima pimpinan dewan. Di dalam ruangan tidak lebih dari 100 lah," jelasnya.

Jika yang hadir lebih dari 54 orang maka sebagian menunggu di ruang transit. Anggota yang bisa masuk hanyalah yang membawa undangan. 

"Yang bisa masuk (ruang paripurna) hanya yang mendapat undangan," tutur Politisi Partai Gerindra ini. 
Mekanisme lainnya, adalah panlih menyediakan kamera pendeteksi suhu yang bisa memperlihatkan ukuran suhu badan.

Kemudian disediakan pula hand sanitizer, thermal gun, hingga petugas dari dinas kesehatan yang bersiaga. 

"Kami sudah siapkan kamera pendeteksi panas (suhu kali). Jadi dari jauh sudah terdeteksi panasnya melalui TV. Kemudian saat masuk ruangan kami siapkan spray hand sanitizer, ada thermal gun juga." 

"Kami siapkan satu tenda khusus dengan ada petugas yang pakai APD. Kami siapkan, semoga berjalan baik dari dukungan media juga," tutup Andyka. 
Perlu diketahui, pemilihan wagub digelar pada Senin hari ini pukul 10.00 WIB. 

Baca Juga: Anies: Cawagub DKI Jakarta nantinya harus ikuti janji kampenyenya bersama Sandiaga

Partai Gerindra dan PKS telah mengusulkan dua nama calon wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno kepada DPRD DKI Jakarta. 
Dua nama itu adalah politikus Gerindra Ahmad Riza Patria dan politikus PKS Nurmansjah Lubis. 

Riza dan Nurmansjah merupakan cawagub baru yang diusulkan Gerindra dan PKS. Mereka menggantikan dua nama cawagub sebelumnya, yakni kader PKS Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. 

Gerindra dan PKS mengganti nama cawagub karena nama Agung dan Syaikhu tak kunjung diproses oleh DPRD DKI Jakarta. Padahal, dua nama itu sudah diserahkan ke DPRD pada Maret 2019.(Ryana Aryadita Umasugi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul: "Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19"

Halaman   1 2 Tampilkan Semua
Editor: Herlina Kartika Dewi


Terbaru