Cegah penularan, anak usaha Musim Mas beri 2.000 dosis vaksin di Musi Banyuasin

Jumat, 03 September 2021 | 16:09 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Cegah penularan, anak usaha Musim Mas beri 2.000 dosis vaksin di Musi Banyuasin

ILUSTRASI. Anak usaha Musim Mas beri 2.000 dosis vaksin Covid-19 di Musi Banyuasin


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebanyak 2.000 dosis vaksin telah dipersiapkan untuk karyawan dan karyawati PT Berkat Sawit Sejati beserta keluarga.

Ini merupakan bagian dari upaya anak perusahaan Musim Mas Group dalam mensukseskan program vaksin gotong royong yang dicanangkan Pemerintah RI dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19, dan untuk mempercepat pembentukan herd immunity di lingkungan perusahaan.

Kegiatan vaksinasi tahap satu atau dosis pertama sendiri sudah dilakukan selama dua hari, Minggu (29/8/2021) dan Senin (30/8/2021) di areal perusahaan, desa Pangkalan Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya dan Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. 

"Kegiatan berjalan sukses dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum divaksin, karyawan dan keluarganya dilakukan skrining terlebih dahulu, cek tensi, cek suhu, kalau memenuhi syarat baru divaksin," ujar Manager Humas PT BSS, Susanto dalam keterangan tertulis, Jumat (3/9).

Para pekerja dan keluarga divaksin dengan vaksin Sinopharm sesuai dengan rekomendasi untuk vaksin gotong royong.

Baca Juga: Cek syarat naik KRL Commuter Line selama PPKM

"Semuanya gratis bagi karyawan dan keluarga, seluruhnya ditanggung perusahaan. Kita ingin dengan vaksin ini, bisa mencegah penularan Covid-19, atau setidaknya bisa menurunkan tingkat fatalitas dampak Covid bagi yang tertular," tukasnya.

Susanto menjelaskan program vaksinasi akan dilanjutkan dengan pemberian dosis kedua. "Nanti untuk pemberian dosis kedua diperkirakan 28 hari setelah pemberian dosis pertama," tegasnya.

Selain vaksinasi, PT BSS kata Susanto memastikan aktivitas seluruh perusahaan dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. "Kita juga melakukan skrining kepada karyawan, serta memastikan prokes 5 M dilaksanakan dengan baik dalam setiap aspek kerja perusahaan," tandasnya.

Selain itu, program CSR perusahaan juga difokuskan untuk upaya dalam mengatasi dampak Pandemi Covid-19 maupun upaya pencegahan penularan Covid-19.

"Kita memberikan bantuan kepada karyawan kemudian juga masyarakat sekitar areal operasional perusahaan, terutama yang terdampak Covid. Kemudian bantuan peralatan guna mencegah penularannya," pungkas Susanto.

Selanjutnya: Batuk akibat Covid-19 bisa sembuh dengan 4 cara ini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru