CFD Thamrin-Sudirman Ditiadakan 31 Mei 2026, Respon Netizen Beragam

Kamis, 28 Mei 2026 | 04:57 WIB
CFD Thamrin-Sudirman Ditiadakan 31 Mei 2026, Respon Netizen Beragam

ILUSTRASI. Sebagian warganet menyayangkan peniadaan CFD Thamrin-Sudirman karena sedang memiliki agenda komunitas di kawasan tersebut.  (FOTO: KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Sumber: Dishub DKI Jakarta  | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengumumkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Thamrin-Sudirman pada Minggu, 31 Mei 2026 ditiadakan, bertepatan dengan puncak perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE.

Peniadaan CFD ini merujuk pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, yang menyebutkan bahwa CFD tidak diberlakukan pada hari libur nasional. Dalam aturan tersebut disebutkan pula bahwa pelaksanaan CFD dapat dibatalkan apabila pada waktu yang bersamaan diselenggarakan kegiatan besar berskala nasional atau internasional, termasuk hari libur keagamaan yang membutuhkan pengaturan lalu lintas khusus.

Sekadar pengigat, Dishub juga mengumumkan ketentuan ganjil genap ditiadakan pada 27-28 Mei 2026 karena bertepatan dengan libur nasional dan cuti bersama Idul Adha.

Baca Juga: Aturan Ganjil Genap di DKI Jakarta Berlaku atau Tidak Hari Ini (28 Mei 2026)?

Netizen mengingatkan CFD destinasi wisata turis asing

Pengumuman itu disambut beragam respons warganet. Sebagian memaklumi keputusan tersebut karena hanya berlaku satu hari dan CFD akan kembali pada minggu berikutnya. Sebagian lain menyayangkan, terutama mereka yang sedang dalam program latihan lari atau memiliki agenda komunitas di kawasan tersebut. 

Satu perdebatan yang ramai adalah soal penindakan. Seorang warganet meminta agar mereka yang tetap berolahraga di jalan raya saat CFD ditiadakan ditertibkan aparat. Namun usulan itu justru berbalik mendapat kritik. "Mau ditindak gimana? Masa orang olahraga ditindak? Gak ada acuan peraturannya," balas warganet lain. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, warga yang tetap datang untuk lari atau bersepeda di kawasan tersebut nyaris tidak pernah diusir meski CFD resmi ditiadakan.

Kekhawatiran lain datang soal kondisi jalan saat tidak ada penutupan. Tanpa CFD, kawasan Thamrin-Sudirman disebut kerap menjadi jalur konvoi kendaraan bermotor yang memacu mesin dengan kenalpot bising.

Satu komentar yang menarik perhatian datang dari seorang warganet yang mengaku beragama Buddha. Ia mempertanyakan ironi situasi ini: di hari suci yang identik dengan nilai kedamaian, justru kendaraan bermotor diberi ruang lebih luas di jalan protokol utama Jakarta.

Baca Juga: Biaya IPI dan UKT Kedokteran UNY 2026: Iuran Tertinggi Capai Rp250 Juta

Durasi dan area CFD ditambah 

Sebagai informasi, mengutip pemberitaan Tribunnews.com, mulai Juni 2026 Pemprov DKI Jakarta berencana memperpanjang jam pelaksanaan CFD dari pukul 06.00 menjadi pukul 05.30 hingga 10.00 WIB.

Pemprov juga tengah menyiapkan Jalan HR Rasuna Said sebagai lokasi CFD baru di Jakarta Selatan, sebagai alternatif kawasan Sudirman-Thamrin yang kerap dipadati pengunjung setiap akhir pekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru