Politik

Erwin Aksa bicara soal tren elektabilitas 4 kandidat Pilwalkot Makassar

Senin, 23 November 2020 | 17:58 WIB Sumber: TribunNews.com
Erwin Aksa bicara soal tren elektabilitas 4 kandidat Pilwalkot Makassar

ILUSTRASI. Erwin Aksa berbicara kepada wartawan usai debat Cawalkot Makassar 2020 di Gedung Kompas TV, Palmerah,


KONTAN.CO.ID - MAKASSAR. Ketua Tim Pemenangan Appi-Rahman, Erwin Aksa berkomentar mengenai tren elektabilitas empat kandidat Pilwalkot Makassar 2020 yang dirilis sejumlah lembaga riset selama tiga bulan terakhir.

Erwin membaca survei tersebut lewat kacamata pengalamannya yang hampir paripurna.

Diketahui, Erwin telah malang melintang di dunia politik di mana ia pernah mendukung duet Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta.

"Pengalaman saya di Pilkada sebelumnya, kalau tren paslon sudah naik, bakal naik terus. Kalau sudah turun, biasanya turun terus dan susah untuk didongkrak," terang Erwin dalam keterangan tertulis, Senin (23/11).

Baca Juga: Erwin Aksa jamin program nyata jagoannya di pilkada Makassar

Dari September hingga pekan pertama November 2020 ini, ditemukan fakta dari tiga lembaga survei (SMRC, CRC, dan SSI) bahwa pasangan nomor urut 1 Danny-Fatma mengalami kemerosotan elektabilitas hingga 3% atau dari 41,9% merosot ke 38,5%.

Sementara rival terberatnya, Appi-Rahman di waktu dan lembaga survei yang sama menunjukan tren elektabilitas yang melejit hingga menyentuh angka 13% atau dari 17,8% meroket ke 30%.

Sedangkan jumlah swing voters cukup tinggi. Terbaru dari Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) yang melakukan survei pada 1-8 November 2020 menyatakan swing voters mencapai 30,98%.

Dari hasil bisa dilihat bahwa meski calon petahana unggul namun trennya terus menurun dari waktu ke waktu.

"Lebih dari 60 persen ingin ada pemimpin baru. Angka itu semakin menguat bahkan bertambah.  Karena dari pemimpin sebelumnya tidak sesuai harapan mereka. Trend Appi naik ekponensial," kata Erwin.

Erwin mengungkapkan lembaga survei internal tim Appi-Rahman yang berasal dari Jakarta terus melakukan survei tiap pekannya, dan hasilnya sangat menggembirakan, dan pekan lalu sudah crossing dengan kandidat nomor satu.

Crossing artinya angka elektabilitas Appi-Rahman yang tadinya di bawah sudah melampaui angka elektabilitas Adama yang semula tinggi namun turun terus.

Baca Juga: Soal gugatan oleh QNB, Erwin Aksa: Yang digugat perusahaan offshore

"Alhamdulillah, Ini menggembirakan hasil yang diraih Appi-Rahman dengan kerja-kerja Tim yang kian massif serta dukungan warga Makassar. Lembaga survei yang bekerja tiap pekannya melaporkan jika survei Appi-Rahman sudah melampaui paslon yang selama ini disebut-sebut unggul (Adama) ", jelas Erwin Aksa.

Oleh karena itu, tutur Erwin, Makassar harus dipimpin oleh pemimpin yang mau mendengar aspirasi masyarakat, punya visi jelas dan matang.

"Makassar harus keluar dari problem Covid 19. Itu dulu yang utama. Makassar harus dipimpin oleh orang yang mau mendengar aspirasi masyarakat. Kita harus benar-benar down to earth. Sehingga saya terpanggil karena ingin pemimpin yang tidak keras kepala," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Erwin Aksa Sebut Hasil Survei Appi-Rahman Warga Makassar Inginkan Pemimpin Baru,

Editor: Yudho Winarto


Terbaru