KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) menyiagakan ratusan pompa air untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 25 hingga 29 Maret 2026.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, mengatakan hingga 13 Maret 2026 terdapat 668 unit pompa stasioner yang tersebar di 243 lokasi di seluruh wilayah Jakarta.
Selain itu, sebanyak 537 unit pompa mobile juga disiapkan untuk menjangkau titik genangan yang tidak dapat dilayani pompa stasioner.
“Berdasarkan data hingga 13 Maret 2026, terdapat 668 unit pompa stasioner yang tersebar di 243 lokasi. Selain itu, tersedia 537 unit pompa mobile yang tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta. Pompa mobile difungsikan untuk menjangkau titik genangan yang tidak dapat dilayani pompa stasioner,” ujar Ika, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga: BMKG Memprediksi Awal Musim Kemarau di Jawa Tengah Mulai Bulan April 2026
Tak hanya itu, Dinas SDA juga mempercepat pengerukan di berbagai infrastruktur pengendali banjir, seperti sungai, kali, waduk, situ, dan embung.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampung air saat hujan deras.
Hingga pertengahan Maret 2026, volume pengerukan di lima wilayah kota administrasi telah mencapai 123.393 meter kubik.
Kegiatan ini telah berlangsung sejak 2 Januari 2026 dan akan terus diperluas ke berbagai badan air lainnya.
Ika menambahkan, sepanjang 2025 total volume pengerukan mencapai 919.173 meter kubik. Untuk mendukung kegiatan tersebut, Dinas SDA mengerahkan 260 unit excavator dan 465 unit dump truck.
“Sepanjang 2025, total volume pengerukan tercatat mencapai 919.173 meter kubik. Dalam mendukung kegiatan ini, Dinas SDA mengerahkan 260 unit excavator dan 465 unit dump truck,” kata dia.
Selain kesiapan infrastruktur, Dinas SDA juga menyiagakan Satuan Tugas (Satgas) atau Pasukan Biru yang akan bertugas saat terjadi banjir.
Mereka berperan membantu operasional pompa serta memastikan genangan dapat ditangani dengan cepat.
“Kami memastikan seluruh perangkat pengendalian banjir dapat berfungsi optimal, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi hujan intensitas tinggi,” kata Ika.
Pemprov DKI Jakarta turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan selama periode cuaca ekstrem.
Dalam kondisi darurat, warga dapat melaporkan kejadian melalui aplikasi JAKI atau menghubungi layanan darurat 112.
Baca Juga: Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Selama Empat Hari ke Depan
Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/03/26/16232951/waspada-cuaca-ekstrem-jakarta-hingga-29-maret-ribuan-pompa-disiagakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News