KONTAN.CO.ID - Mari simak detail kalender Jawa untuk tanggal 7-13 September 2026. Ketahui aktivitas apa yang baik dilakukan dan perlu dihindari.
Dalam budaya Jawa, penanggalan ini menjadi bagian dari cara masyarakat memahami waktu melalui berbagai siklus, seperti hari tujuh harian, pasaran lima harian, weton, neptu, wuku, hingga penanggalan Jawa.
Karena itu, satu tanggal dalam kalender Jawa dapat memuat informasi yang jauh lebih berlapis dibandingkan sekadar tanggal Masehi.
Pergantian wuku menjadi salah satu penanda penting dalam membaca karakter waktu menurut tradisi Jawa. Dalam rentang 7–12 September 2026, misalnya, kalender berada dalam Wuku Manahil, sebelum berganti menjadi Wuku Prangbakat pada 13 September 2026.
Mengutip penghitungan JavaSense, berikut adalah detail kalender Jawa pekan ini.
Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Tangsel hingga Bogor Terapkan PJJ
Kalender Jawa 7-13 September 2026
Senin, 7 September 2026
- Weton: Senin Pahing
- Neptu: 13
- Wuku: Manahil
- Tanggal Jawa: 24 Mulud 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 24 Rabiulawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Katelu
- Naga Hari: Barat Utara
- Baik untuk: Mencari obat atau sarana penyembuhan, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran
- Perlu dihindari: Menjatuhkan biji, mantu atau menikahkan anak, mencari pekerjaan
Selasa, 8 September 2026
- Weton: Selasa Pon
- Neptu: 10
- Wuku: Manahil
- Tanggal Jawa: 25 Mulud 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 25 Rabiulawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Katelu
- Naga Hari: Timur Selatan
- Baik untuk: Mencari obat atau sarana penyembuhan, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran
- Perlu dihindari: Menjatuhkan biji, mantu atau menikahkan anak, mencari pekerjaan
Rabu, 9 September 2026
- Weton: Rabu Wage
- Neptu: 11
- Wuku: Manahil
- Tanggal Jawa: 26 Mulud 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 26 Rabiulawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Katelu
- Naga Hari: Timur
- Baik untuk: Mencari obat atau sarana penyembuhan, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran
- Perlu dihindari: Menjatuhkan biji, mantu atau menikahkan anak, mencari pekerjaan
Baca Juga: Beasiswa Penuh! Pendaftaran SMA Taruna Nusantara 2027/2028 Segera Dibuka, Cek Syarat
Kamis, 10 September 2026
- Weton: Kamis Kliwon
- Neptu: 16
- Wuku: Manahil
- Tanggal Jawa: 27 Mulud 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 27 Rabiulawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Katelu
- Naga Hari: Timur
- Baik untuk: Mencari obat atau sarana penyembuhan, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran
- Perlu dihindari: Menjatuhkan biji, mantu atau menikahkan anak, mencari pekerjaan
Jumat, 11 September 2026
- Weton: Jumat Legi
- Neptu: 11
- Wuku: Manahil
- Tanggal Jawa: 28 Mulud 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 28 Rabiulawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Katelu
- Naga Hari: Timur
- Baik untuk: Mencari obat atau sarana penyembuhan, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran
- Perlu dihindari: Menjatuhkan biji, mantu atau menikahkan anak, mencari pekerjaan
Sabtu, 12 September 2026
- Weton: Sabtu Pahing
- Neptu: 18
- Wuku: Manahil
- Tanggal Jawa: 29 Mulud 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 29 Rabiulawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Katelu
- Naga Hari: Timur
- Baik untuk: Mencari obat atau sarana penyembuhan, membuat bendungan, membuka kuburan, menyelesaikan pertengkaran
- Perlu dihindari: Menjatuhkan biji, mantu atau menikahkan anak, mencari pekerjaan
Minggu, 13 September 2026
- Weton: Minggu Pon
- Neptu: 12
- Wuku: Prangbakat
- Tanggal Jawa: 30 Mulud 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 30 Rabiulawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Katelu
- Naga Hari: Timur Utara
- Baik untuk: Mencari nafkah, merawat simpanan pangan, menjadi perantara perdagangan, menjatuhkan hukuman
- Perlu dihindari: Bepergian jauh, menanam tanaman kebun, mencari pekerjaan baru, mengobati penyakit
Baca Juga: Siapkan Tampung Air! Wilayah Jakarta Ini Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026
Makna Wuku Manahil dan Prangbakat
Pada 7-12 September 2026, kalender Jawa berada dalam Wuku Manahil. Berdasarkan materi yang diberikan, Wuku Manahil dinaungi oleh Bethara Gatra, dewa penjaga keseimbangan jasmani dan alam.
Wuku Manahil melambangkan keberanian, keteguhan hati, serta kemampuan menyelesaikan persoalan hidup dengan daya juang tinggi. Maknanya juga berkaitan dengan upaya menjaga keselamatan dan ketenteraman makhluk.
Mulai 13 September 2026, kalender Jawa memasuki Wuku Prangbakat. Wuku ini dinaungi oleh Bethara Bisma, yang digambarkan sebagai figur keberanian, kesetiaan, dan perlindungan.
Prangbakat melambangkan sosok yang kuat dan tegas, tetapi tetap memiliki kasih sayang yang dalam. Wuku ini juga menggambarkan kekuatan mental dan keteguhan hati yang tidak mudah terombang-ambing oleh cobaan.
Baca Juga: Ratusan Santri Di Sidoarjo Keracunan MBG, Simak Pertolongan Pertama Keracunan Makanan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News