Kasus Tambang Batubara Ilegal yang Seret Nama Kabareskrim Jadi Keprihatinan Pengusaha

Minggu, 27 November 2022 | 21:31 WIB   Reporter: Lailatul Anisah
Kasus Tambang Batubara Ilegal yang Seret Nama Kabareskrim Jadi Keprihatinan Pengusaha

Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kasus tambang batubara ilegal menjadi sorotan publik lantaran menyeret aparat penegak hukum yakni Kabereskrim Polri, Komjen Agus Andiranto.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang khawatir hal demikian akan berdampak pada iklim dunia usaha. 

Sarman mengatakan kepastian hukum dalam negeri menjadi salah kunci dalam meyakinkan calon investor asing untuk menanamkan investasinya ke Indonesia. 

"Jadi kita dari pelaku usaha memang sangat berharap pemerintah betul-betul mampu menciptakan iklim usaha dan investasi positif yang kondusif," kata Sarman pada Kontan.co.id, Minggu (27/11). 

Baca Juga: Pengusaha Minta Pengawasan Pertambangan Terus Dilakukan

Sarman mengatakan, setelah perhelatan G20 berlangsung, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan investasi dalam negeri. 

"Tapi dalam negeri sendiri harus dibarengi dengan kepastian hukum, regulasi, sisi keamanan dan situasi politik yang kondusif," tambah Sarman. 

Sarman juga berharap adanya kasus yang menyangkut kepastian hukum harus dapat dituntaskan secepatnya. Mengingat, pada tahun depan tantangan dunia usaha semakin berat. 

Ia melanjutkan, kepercayaan investor asing pada Indonesia tengah baik baiknya, dibuktikan selama 2020 - 2021 target pertumbuhan ekonomi dan investasi tercapai dengan baik.

"Tahun ini dan tahun depan harapannya sama, kita hari bisa menjaga iklim usaha yang kondusif agar arus investasi ke Indonesia semakin deras," ucap Sarman. 

Baca Juga: IPW Desak Polri Usut Tuntas Isu Suap Tambang Ilegal di Kalimantan Timur

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa jajarannya sedang mencari keberadaan mantan anggota Polres Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Ismail Bolong.

Adapun Ismail merupakan orang yang mengungkap adanya dugaan tambang batu bara ilegal di Kalimantan Timur. “Ismail Bolong sekarang tentunya tim yang mencari, baik dari Kaltim ataupun dari Mabes ditunggu saja,” kata Sigit Sabtu (26/11).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru