Kenapa 13 Januari Penting? Ini Sejarah Hari Peringatan Penyiaran Radio Publik

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:02 WIB
Kenapa 13 Januari Penting? Ini Sejarah Hari Peringatan Penyiaran Radio Publik

ILUSTRASI. Kenapa 13 Januari Penting? Ini Sejarah Hari Peringatan Penyiaran Radio Publik


Sumber: National Today  | Editor: Arif Budianto

KONTAN.CO.ID - 13 Januari memperingati Hari Penyiaran Radio Publik Internasional. Ketahui sejarah dan penjelasan tentang Hari Penyiaran Radio Publik pada pembahasan ini.

Saat ini kita dapat dengan mudah menemukan informasi dalam format audio dan visual. Namun sebelum kita sampai ke perkembangan teknologi yang semaju ini, orang-orang mendapatkan informasi terkini, musik, hingga berkomunikasi menggunakan radio dalam format audio.

Hingga saat ini, sebagian orang mungkin masih mendengarkan radio saat berada di mobil atau mungkin sekadar menyalakan saat bersantai di rumah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: BMKG Beri Sinyal Hujan Ringan Merata

Kita dapat berterima kasih dengan insinyur listrik asal Italia yang bernama Guglielmo Marconi.

Ia membuktikan kemungkinan komunikasi radio ketika ia mengirim dan menerima transmisi radio pertamanya pada tahun 1895.

Meskipun tidak diketahui asal pastinya, Hari Penyiaran Radio Publik pada 13 Januari merupakan bentuk penghormatan terhadap kelahiran siaran radio.

 

Hari Radio Nasional

 

Melansir laman National Today, suara pertama yang terdengar melalui radio adalah pada bulan Desember 1906.

 

Sinyal suara dan musik terdengar di radio pada waktu itu ketika seorang eksperimen asal Kanada, Reginald Fessenden, menghasilkan sekitar satu jam musik dan percakapan untuk siapa pun yang mungkin mendengarkan, dari Massachusetts.

Baca Juga: Sejarah Singkat: Kenapa 11 Januari Jadi Hari Terima Kasih Sedunia?

Beberapa tahun berikutnya ditandai dengan eksperimen serupa, tetapi tidak satu pun dari eksperimen tersebut yang dapat mempertahankan layanan berkelanjutan.

Kemudian, di Kota New York pada tahun 1910, sebuah opera langsung yang menampilkan beberapa penyanyi opera paling terkenal pada periode itu disiarkan dari Gedung Opera Metropolitan.

Ini menjadi siaran radio publik pertama di dunia.

Siaran ini berlangsung selama beberapa jam, meskipun tidak banyak didengar oleh orang-orang, dan bahkan tidak berhasil karena kualitas suara yang buruk.

Pada pertengahan abad ke-20, setiap negara memiliki sistem penyiaran yang kebanyakan dikelola dan dioperasikan oleh pemerintah.

Sekitar tahun 1945, dengan ditemukannya televisi, radio dan pengaruhnya mengalami transformasi.

Baca Juga: Pasien Super Flu Meninggal: Komorbid Ini Bikin Risiko Kematian 90% Lebih Tinggi

Radio tetap menjadi media massa elektronik yang paling banyak tersedia di seluruh dunia, tetapi menghadapi persaingan dari berbagai media lain.

Pada abad ke-21, siaran radio menghadapi tekanan persaingan dari layanan satelit digital dan berbasis internet, tetapi tampaknya mampu mempertahankan posisinya dan beradaptasi dengan kebutuhan pendengar yang terus berubah.

Bagaimana menurut Anda peringatan ini, apakah masih mendengar radio sampai saat ini?

Tonton: Harga Emas Antam Kembali Bersinar Hari Ini (13 Januari 2026)

Selanjutnya: Prabowo Klaim Banyak Investor Asing Tertarik Proyek Waste to Energy

Menarik Dibaca: Ancaman Dompet Jebol Minggir! 8 Promo Makanan & Minuman Berlaku Hari Ini 13 Januari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru