Kereta Api Indonesia Dukung Konektivitas Jalur KA di Kawasan Industri Sumatra Utara

Senin, 10 Januari 2022 | 12:58 WIB   Reporter: Venny Suryanto
Kereta Api Indonesia Dukung Konektivitas Jalur KA di Kawasan Industri Sumatra Utara

ILUSTRASI. Kereta api melintas di samping proyek jalur ganda kereta api Cicalengka-Kiaracondong di Cimekar, Bandung, Jawa Barat, Jumat (31/12/2021). Kereta Api Indonesia Dukung Konektivitas Jalur KA di Kawasan Industri Sumatra Utara.


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) tentang rencana kerja sama optimalisasi fasilitas Terminal Multipurpose Kuala Tanjung, KEK Sei Mangkei, dan angkutan barang menggunakan kereta api. 

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, Direktur Strategi Pelindo Prasetyo, dan Direktur Utama Holding PTPN III Mohammad Abdul Ghani yang disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir di Medan, Sabtu (8/1).

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengungkapkan, MoU ini dimaksudkan sebagai komitmen dan landasan untuk melaksanakan penjajakan atas rencana kerja sama dalam rangka optimalisasi Terminal Multipurpose Kuala Tanjung, KEK Sei Mangkei, dan angkutan barang menggunakan kereta api.

Baca Juga: Kemenhub: Pembangunan Jalur Ganda KA Solo Balapan-Kalioso Rampung di Akhir Tahun 2023

“Kolaborasi BUMN ini membangun ekosistem transportasi logistik di Belawan, Sei Mangkei, dan Kuala Tanjung dengan moda transportasi kereta api,” ujar Didiek dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Senin (10/1).  

Dia bilang, dengan terintegrasinya kawasan industri dengan pelabuhan melalui transportasi kereta api, maka akan tercipta distribusi logistik yang efektif dan efisien, dan mendukung program Pemerintah dalam mengurangi biaya logistik nasional.

Sebagi informasi, saat ini jalur kereta api KEK Sei Mangkei - Kuala Tanjung masih dalam persiapan. KAI berupaya untuk terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar jalur tersebut dapat siap digunakan.

“Dengan menggunakan kereta api, maka angkutan barang menjadi lebih efisien karena kapasitas angkutnya yang besar.  Manfaat lain angkutan barang menggunakan kereta api yaitu dapat mengurangi potensi kerusakan jalan raya dan lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga: Ketua KPPIP: Kami Libatkan Swasta di Proyek Brownfield

Editor: Noverius Laoli

Terbaru