​KJMU Tahap I 2022 Telah Dibuka, Cek Syarat dan Cara Pendaftarannya di Sini

Jumat, 11 Februari 2022 | 15:41 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
​KJMU Tahap I 2022 Telah Dibuka, Cek Syarat dan Cara Pendaftarannya di Sini

ILUSTRASI. KJMU 2022 Tahap I telah dibuka, cek syarat dan cara pendaftarannya.


KONTAN.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membuka pendaftaran KJMU Tahap I Tahun 2022. Berikut ini cek syarat dan cara pendaftarannya.

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul adalah bantuan bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik. 

Jumlah penerima KJMU Tahap II Tahun 2021 adalah 10.912 mahasiswa. KJMU juga memberikan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi. 

KJMU juga diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan calon atau mahasiswa hingga selesai tepat waktu. 

Serta, memotivasi peserta didik untuk meningkatkan prestasi dan kompetitif. Lantas, seperti apa syarat dan cara mendaftar KJMU 2022? 

Baca Juga: Asyik! Dana KJP Plus Februari 2022 Sudah Cair, Simak Besaran yang Diterima

Timeline dan cara pendataan KJMU 2022

Dikutip dari akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berikut adalah timeline dan cara pendataan KJMU 2022: 

  • Calon penerima mendaftar ke sekolah pada 14 hingga 25 Februari 2022. 
  • Sekolah mengumumkan data calon penerima sementara yang berasal dari Data Terpadu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada 28 Februari hingga 6 Maret 2022. 
  • Verifikasi kelengkapan berkas calon penerima pada 7 hingga 11 Maret 2022. 
  • Data final penerima ditetapkan pada 14 hingga 31 Maret 2022.

Baca Juga: Syarat dan Cara Daftar DTKS 2022 agar Bisa Dapat KJP Plus dan Bansos Lainnya

Syarat penerima KJMU 2022 

Dikutip dari laman resmi Kartu Jakarta Pintar Plus Pemprov DKI Jakarta, berikut adalah syarat penerima KJMU: 

1. Persyaratan umum penerima KJMU adalah:

  • Berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk serta Kartu Keluarga DKI Jakarta.
  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Daerah.
  • Tidak menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD.

Baca Juga: Bank DKI dan Yayasan Beasiswa Jakarta kolaborasi salurkan beasiswa Rp 13,47 miliar

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru