kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45693,66   -36,09   -4.95%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Meski harganya capai Rp 1 juta per kilogram, ikan Dewa jadi incaran jelang Imlek


Selasa, 21 Januari 2020 / 14:39 WIB
Meski harganya capai Rp 1 juta per kilogram, ikan Dewa jadi incaran jelang Imlek
ILUSTRASI. Ikan dewa.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BANYUMAS. Menjelang Imlek, ada satu ikan yang kerap diburu warga Tionghoa meski harganya mahal. Ikan dewa, namanya. Ikan yang memiliki nama latin Tor soro ini diyakini dapat membawa keberuntungan.

Harganya pun terbilang fantastis. Untuk ikan dengan berat 1 kilogram di pusat budidaya ikan dewa, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dijual dengan harga Rp 1 juta. 

Ikan dengan nama lokal tambra atau lempon ini banyak dikonsumsi pada saat perayaan Imlek. hewan itu juga kerap menjadi hiasan di dalam akuarium karena memiliki bentuk yang indah. 

Baca Juga: Unik dan spontan, ini cerita soal peran Gus Dur di balik perayaan Imlek di Indonesia

Pemilik budidaya ikan dewa di Kabupaten Banyumas Muhamad Kurniawan mengatakan,  beberapa kalangan menganggap binatang tersebut punya energi positif. Bahkan tidak sedikit yang mensakralkan. 

"Historisnya ikan ini memiliki strata sosial yang tinggi, konon dulu ikan ini dikonsumsi oleh para raja. Ikan ini juga ada reliefnya di Candi Borobudur," kata Iwang, sapaan akrab Muhamad Setiawan saat ditemui, Selasa (21/1/2020). 

Menurut Iwang, harga ikan dewa melambung tinggi karena budidayanya cukup sulit.   Proses pemijahan ikan tersebut memerlukan perlakuan khusus dibanding ikan pada umumnya. 

Baca Juga: Pengembang tawarkan hadiah dan diskon harga rumah menyambut imlek


Tag


TERBARU

Close [X]
×