kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45696,34   -33,40   -4.58%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Meski harganya capai Rp 1 juta per kilogram, ikan Dewa jadi incaran jelang Imlek


Selasa, 21 Januari 2020 / 14:39 WIB
Meski harganya capai Rp 1 juta per kilogram, ikan Dewa jadi incaran jelang Imlek
ILUSTRASI. Ikan dewa.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BANYUMAS. Menjelang Imlek, ada satu ikan yang kerap diburu warga Tionghoa meski harganya mahal. Ikan dewa, namanya. Ikan yang memiliki nama latin Tor soro ini diyakini dapat membawa keberuntungan.

Harganya pun terbilang fantastis. Untuk ikan dengan berat 1 kilogram di pusat budidaya ikan dewa, Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dijual dengan harga Rp 1 juta. 

Ikan dengan nama lokal tambra atau lempon ini banyak dikonsumsi pada saat perayaan Imlek. hewan itu juga kerap menjadi hiasan di dalam akuarium karena memiliki bentuk yang indah. 

Baca Juga: Unik dan spontan, ini cerita soal peran Gus Dur di balik perayaan Imlek di Indonesia

Pemilik budidaya ikan dewa di Kabupaten Banyumas Muhamad Kurniawan mengatakan,  beberapa kalangan menganggap binatang tersebut punya energi positif. Bahkan tidak sedikit yang mensakralkan. 

"Historisnya ikan ini memiliki strata sosial yang tinggi, konon dulu ikan ini dikonsumsi oleh para raja. Ikan ini juga ada reliefnya di Candi Borobudur," kata Iwang, sapaan akrab Muhamad Setiawan saat ditemui, Selasa (21/1/2020). 

Menurut Iwang, harga ikan dewa melambung tinggi karena budidayanya cukup sulit.   Proses pemijahan ikan tersebut memerlukan perlakuan khusus dibanding ikan pada umumnya. 

Baca Juga: Pengembang tawarkan hadiah dan diskon harga rumah menyambut imlek

"Saya melakukan budidaya sejak 2008. Ukuran ikan terbesar bisa sampai 12 kilogram, tapi sudah mati. Ikan ini memiliki habitat di perairan yang deras," ujar Iwang. 

Terlepas dari berbagai mitos yang diyakini, kata Iwang, ikan dewa juga memiliki kandungan omega 3 tinggi. Salah satu pekerja Kholil mengatakan, menjelang Imlek banyak permintaan ikan dewa dari berbagai kota. Pengiriman dilakukan sejak sebulan sebelum Imlek. 

Baca Juga: Dijuluki Bapak Tionghoa Indonesia, Gus Dur: Saya ini China tulen, sebenarnya...

"Imlek biasanya banyak, kalau bulan sebelumnya omset Rp 75 juta per bulan, menjelang Imlek bisa sampai Rp 100 juta. Pengiriman ke Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Ciamis, Padang, kirim ke Malaysia dulu juga pernah, kalau ke Bogor kirim rutin," kata Kholil.

Ikan dewa yang dikirim mulai dari ukuran kecil untuk pembenihan dan ukuran besar untuk dikonsumsi. Kholil mengatakan, ikan dewa yang dikonsumsi biasanya dimasak menjadi sop atau pepes. 

Baca Juga: Pedagang pernak-pernik di Glodok raup omzet Rp 5 juta per hari jelang Imlek

"Kalau digoreng enggak enak, ya seperti ikan-ikan lainnya. Lebih enak kalau disop atau dipepes, rasanya beda dengan ikan lainnya," ujar Kholil.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ikan Dewa Jadi Buruan Jelang Imlek, Harga Capai Rp 1 Juta per Kilogram"
Penulis : Kontributor Banyumas, Fadlan Mukhtar Zain
Editor : Teuku Muhammad Valdy Arief 


Tag


TERBARU

Close [X]
×