Kebijakan

Pansus banjir, Ketua F-Gerindra DPRD DKI bantah internal pecah

Senin, 13 Januari 2020 | 22:53 WIB   Reporter: SS. Kurniawan
Pansus banjir, Ketua F-Gerindra DPRD DKI bantah internal pecah

ILUSTRASI. Warga korban banjir mengungsi di Gelanggang Olahraga (GOR) Pengadegan, Jakarta, Jumat (3/1).

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Maulani membantah, Fraksi Gerindra pecah suara sesama anggota soal pembentukan panitia khusus (pansus) banjir.

Rani dari awal bergabung dengan beberapa ketua fraksi dan berwacana membentuk pansus untuk banjir.

Namun, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra Mohammad Taufik dan Anggota Fraksi Gerindra Syarif mengaku tak setuju pansus tersebut.

Baca Juga: M Taufik minta seluruh anggota DPRD DKI sumbang 10% gaji untuk korban banjir

"Oh enggak (pecah suara), kan saya tetap. Tapi, lebih ke masyarakatnya dahulu. Kalau ada cara lebih baik, misalnya ini kita panggil semua yang terkait, tanpa pansus, bisa," ujar Rani, Senin (13/1).

Meski demikian, Rani mengaku tak menolak pansus banjir selama bertujuan baik bagi masyarakat. Tapi, jika banjir bisa DPR bahas tanpa pansus pun, ia tak keberatan.

Editor: S.S. Kurniawan


Terbaru