Seberapa Efektif Masker N95 untuk Asap Karhutla? Ini Penjelasan Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:06 WIB
Seberapa Efektif Masker N95 untuk Asap Karhutla? Ini Penjelasan Ahli

ILUSTRASI. Kualitas udara di Palembang berbahaya (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Masker N95 menjadi salah satu perlindungan yang banyak digunakan masyarakat ketika kualitas udara memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Masker ini memang dirancang untuk menyaring partikel berukuran sangat kecil sehingga dapat membantu mengurangi paparan partikel dari udara tercemar.

Namun, efektivitas N95 sangat bergantung pada kondisi masker, cara pemakaian, serta seberapa lama seseorang berada di luar ruangan.

Baca Juga: Cegah Terpapar, Ribuan Pelajar Kutai Timur Deklarasi Antinarkoba

Seberapa Efektif Masker N95?

Associate Professor Miranda Loh dari Saw Swee Hock School of Public Health, National University of Singapore (NUS), menjelaskan bahwa N95 dapat menjadi perlindungan tambahan ketika seseorang harus berada di luar ruangan dalam kondisi udara tercemar.

Masker yang terpasang dengan baik dapat mengurangi paparan partikel asap yang masuk melalui hidung dan mulut. Karena itu, ukuran dan posisi masker menjadi penting.

Masker harus menempel rapat pada wajah tanpa menyisakan celah di bagian tepi. Jika terdapat celah, udara yang tercemar dapat masuk dari sisi masker sehingga perlindungannya berkurang.

Baca Juga: Asap Karhutla Terdeteksi di Jakarta, Rano Karno Imbau Warga Pakai Masker

Berapa Lama Masker N95 Bisa Dipakai?

Masih menurut Loh, masa penggunaan masker bergantung pada seberapa sering dan lama masker digunakan serta kondisinya setelah pemakaian.

Mengutip CNA, seseorang yang hanya menggunakan N95 untuk perjalanan singkat dan merawatnya dengan baik dapat menggunakan dua masker selama sekitar satu minggu.

Sebaliknya, orang yang menghabiskan beberapa jam di luar ruangan kemungkinan perlu menggantinya lebih sering.

Masker sebaiknya segera diganti apabila sudah kotor, basah, robek, berubah bentuk atau tidak lagi menempel rapat pada wajah.

Kelembapan dari napas juga dapat menumpuk di dalam masker, terutama setelah digunakan dalam waktu lama. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas dan kenyamanan masker.

Baca Juga: Tim Damkar Jepang Pun Kesulitan Padamkan Kebakaran Hutan Di Kalimantan

Cara Menyimpan Masker N95 agar Bisa Digunakan Kembali

Anda juga perlu memahami bahwa masker N95 masih dapat digunakan kembali selama kondisinya tetap baik.

Setelah digunakan, masker sebaiknya disimpan di tempat yang bersih dan kering serta tidak membuat bentuknya tertekan atau berubah.

Kantong kertas bersih atau wadah yang memungkinkan masker tetap mempertahankan bentuknya dapat digunakan untuk penyimpanan.

Anda juga sebaiknya memegang masker melalui tali atau bagian pengikatnya dan menghindari terlalu sering menyentuh bagian dalam masker.

Baca Juga: Tips Merawat Kambing Saat Cuaca Panas agar Tetap Sehat dan Produktif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru