KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani insiden amblesnya struktur Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) di lokasi Injak Jembatan KM 41+600 B pada Jumat (28/11/2025).
Amblesnya ruas tol ini dipicu oleh hujan deras berkepanjangan di wilayah Deli Serdang yang meningkatkan debit Sei Batu Gingging hingga menggerus fondasi timbunan jalan.
Sebagai langkah darurat, Kementerian PU menginstruksikan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk melakukan penanganan cepat, termasuk menutup sementara jalur terdampak, mengamankan lokasi, memeriksa struktur jembatan, menata aliran air, serta mengerahkan alat berat.
Baca Juga: Ada Penyesuaian Tarif Jalan Tol Trans Sumatera Jelang Nataru, Ini Daftarnya
Kementerian PU melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus berkoordinasi dengan PT Jasamarga Tollroad Operator dan pihak kepolisian untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali selama proses penanganan berlangsung.
Berdasarkan laporan Kompas.com, rekayasa lalu lintas mulai diterapkan sejak Jumat (28/11/2025) pukul 11.50 WIB hingga kondisi dinyatakan aman. Pengalihan arus dilakukan dengan menutup jalur arah Medan di KM 43 B dan mengarahkan kendaraan keluar melalui Gerbang Tol Paluh Kemiri dan Kualanamu. Untuk arah Tebing Tinggi, jalur ditutup di KM 6 A dan arus dialihkan keluar melalui Gerbang Tol Lubuk Pakam.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas serta memerhatikan rute alternatif yang telah disiapkan. Personel pengamanan juga telah diterjunkan, termasuk Tim 203, MCSS 210, MCS 212, unit rescue, serta PJR 40.
Baca Juga: Libur Nataru, Kemenhub Siapkan Skenario Kepadatan di Jawa Tengah
Tol MKTT sepanjang 62 kilometer ini merupakan infrastruktur penting yang menghubungkan berbagai wilayah di Sumatera Utara. Ruas tol tersebut menjadi jalur utama pergerakan masyarakat saat memasuki musim liburan Nataru, termasuk warga Medan yang menuju Kisaran, Tanjung Balai, Pematang Siantar, Parapat, hingga kawasan Danau Toba. Maka dari itu, perbaikan difokuskan agar konektivitas Tol Medan–Tebing Tinggi dapat pulih secepat mungkin.
1. Arah Medan → Tebing Tinggi
Jalur ditutup di KM 43 B
Arus dialihkan keluar melalui: Gerbang Tol Paluh Kemiri dan Gerbang Tol Kualanamu
Setelah keluar dari gerbang tol tersebut, pengendara bisa melanjutkan perjalanan melalui jalur arteri menuju Lubuk Pakam – Perbaungan – Tebing Tinggi.
2. Arah Tebing Tinggi → Medan Jalur ditutup di KM 6 A
Arus dialihkan keluar melalui: Gerbang Tol Lubuk Pakam
Setelah keluar, pengendara dapat melanjutkan via jalan arteri Lubuk Pakam – Tanjung Morawa – Medan.
Selanjutnya: Cara Mudah Klaim BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Cabang
Menarik Dibaca: Stranger Things dan 5 Serial Populer tentang Alien Ini Ada di Netflix
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News