Arus Balik Lebaran ke Jakarta Naik 99 Persen Dibandingkan Hari Normal

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:52 WIB
Arus Balik Lebaran ke Jakarta Naik 99 Persen Dibandingkan Hari Normal

ILUSTRASI. Ruas Tol Jakarta-Merak (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: kompas.com  | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polri mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke Jakarta meningkat hingga 99,02 persen dibandingkan kondisi normal. 

Hal itu merupakan laporan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hari ke-13, Selasa (24/3/2026) pukul 18.00 sampai Rabu (25/3/2026) pukul 06.00 WIB. 

“Tercatat sebanyak 256.338 kendaraan masuk ke ibu kota, meningkat 99,02 persen dibandingkan volume normal dan naik 14,87 persen dibandingkan tahun lalu," kata Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan dalam keterangannya, Rabu. 

Sementara itu, kendaraan yang keluar dari Jakarta melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 135.724 unit, naik 2,77 persen dibandingkan kondisi normal.

Namun, lanjut Jansen, angka itu turun 11,98 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Baca Juga: WFA Jadi Instrumen Kendalikan Arus Balik, Pemprov DKI Jaga Layanan Tetap Jalan

Meski terjadi lonjakan arus balik, Polri memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hingga hari ke-13 Operasi Ketupat 2026 tetap aman dan kondusif. 

“Secara umum situasi kamtibmas dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-13 terpantau kondusif dan tidak terdapat kejadian menonjol," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Jansen mengungkapkan laporan harian terkait gangguan Kamtibmas selama Operasi Ketupat hari ke-13. Tercatat 1.387 gangguan kamtibmas yang terdiri dari 1.288 kasus kejahatan, 18 pelanggaran, 8 kejadian bencana, serta 73 gangguan lainnya. 

Di sektor lalu lintas, Polri mencatat 226 kecelakaan dengan rincian 12 orang meninggal dunia, 73 orang luka berat, dan 440 orang luka ringan. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp 226,1 juta. 

Untuk penegakan hukum, Polri juga mencatat 10 pelanggaran melalui sistem tilang elektronik (ETLE) serta 27 teguran kepada pengguna jalan sebagai langkah preventif. 

Selain arus kendaraan pribadi, mobilitas masyarakat melalui transportasi umum juga masih tinggi. 

Pada moda penyeberangan tercatat 1.438 trip kapal dengan 496.130 penumpang. Sementara moda kereta api melayani 1.475.203 penumpang dari 2.707 perjalanan, dan sektor penerbangan mencatat 311.047 penumpang dari 2.473 penerbangan. 

Polri mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan, termasuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA). 

“Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan diri saat lelah, memanfaatkan rest area dengan bijak, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” tambahnya.

Sebagai bentuk pelayanan, Polri juga menyediakan layanan darurat melalui call center 110 yang aktif selama 24 jam. 

Polri menegaskan komitmennya bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik maupun balik Lebaran 2026.

Baca Juga: Pramono: Jangan Datang ke Jakarta Tanpa Kemampuan

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/25/15250781/arus-balik-lebaran-ke-jakarta-naik-99-persen-dibanding-kondisi-normal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru