Jabodetabek

Hewan Kurban Pemprov Jakarta 2026 Naik, Simak Cara Bikin Daging Empuk & Tidak Alot

Rabu, 27 Mei 2026 | 05:56 WIB
Hewan Kurban Pemprov Jakarta 2026 Naik, Simak Cara Bikin Daging Empuk & Tidak Alot

ILUSTRASI. Hewan Kurban Pemprov Jakarta 2026 Naik, Simak Cara Bikin Daging Empuk & Tidak Alot


Reporter: Adi Wikanto  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meningkatkan jumlah hewan kurban yang disalurkan pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 dibanding tahun sebelumnya. Untuk Anda yang mendapatkan daging kurban, berikut cara membuat daging menjadi empuk agar semakin enak dikonsumsi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan, tahun ini Pemprov DKI menyalurkan sebanyak 210 ekor sapi dan 10 ekor kambing kurban.

“Kalau tahun lalu Pemprov DKI menyalurkan 160 ekor sapi, tahun ini menjadi 210 ekor sapi dan 10 kambing,” ujar Rano dalam keterangan resmi

Rinciannya, sebanyak 160 ekor sapi berasal dari BUMD, 44 ekor sapi dari Baznas Bazis DKI Jakarta, dan enam ekor sapi dari HIPMI.

Pengawasan limbah kurban diperketat

Selain memastikan distribusi hewan kurban berjalan lancar, Pemprov DKI Jakarta juga memperketat pengawasan pengelolaan limbah kurban.

Rano memastikan pengawasan dilakukan di lokasi pemotongan untuk mencegah limbah dibuang sembarangan, terutama ke saluran air dan sungai.

“Biasanya setelah penyembelihan dibuat lubang untuk menampung darah. Untuk limbah organ hewan umumnya dikubur di tempat pembuangan limbah. Pengawasan pasti ada,” jelasnya.

Baca Juga: Libur Idul Adha 2026 Sampai Kapan? Cek Jadwal Resmi Menurut SKB 3 Menteri

DKI pastikan hewan kurban bebas penyakit

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mengatakan, pengawasan kesehatan hewan telah dilakukan sejak sebelum Idul Adha.

Pemprov DKI juga berkoordinasi dengan daerah pemasok hewan kurban guna memastikan hewan yang masuk ke Jakarta dalam kondisi sehat dan bebas penyakit menular.

“Kami memastikan seluruh hewan yang masuk ke Jakarta bebas dari penyakit zoonosis seperti antraks, penyakit mulut dan kuku, orf, dan penyakit lainnya,” kata Hasudungan.

Sebagai bagian dari pengawasan, Dinas KPKP telah mengambil dan memeriksa 458 sampel darah hewan kurban serta sampel tanah di lokasi penjualan untuk memastikan bebas antraks.

Baca Juga: Selamat Idul Adha 1447 H, Hari Ini Matahari Tepat Di Atas Ka'bah, Ini Cara Cek Kiblat

744 petugas diterjunkan

Untuk mendukung pengawasan Idul Adha 2026, Pemprov DKI Jakarta menerjunkan total 744 petugas ke berbagai wilayah, termasuk Kepulauan Seribu.

Petugas tersebut terdiri dari:

- 424 personel Dinas KPKP
- 62 dokter hewan dari Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jakarta
- 208 personel Fakultas Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University
- 50 anggota Pramuka

Selain itu, Jakarta saat ini memiliki 484 juru sembelih halal. Pada 2026, Dinas KPKP juga menambah pelatihan bagi 80 orang.

Hasudungan menyebutkan, tahun ini pihaknya menargetkan pemeriksaan di 892 lokasi pemotongan hewan kurban di seluruh Jakarta.

“Para petugas akan disebar ke enam wilayah hingga Kepulauan Seribu. Tahun ini kami menargetkan pemeriksaan di 892 lokasi pemotongan hewan kurban di seluruh Jakarta,” ujarnya.

Melalui pengawasan berlapis tersebut, Pemprov DKI Jakarta berharap pelaksanaan kurban berlangsung aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 2026.

Tonton: Viral Beli Solar Subsidi Wajib Fuel Card di Kaltim! Pertamina Buka Suara

Cara Mengempukkan Daging 

Idul Adha juga disebut hari raya kurban. Pada hari ini, umat muslim akan mendapat daging kurban.

Diberitakan Momsmoney, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar serat daging melunak dan membuat daging tak lagi alot.

Melansir dari Primarasa dan Taste of Home, simak yang berikut ini!

Lakukan marinasi

Lakukan marinasi atau proses perendaman pada daging kurban yang alot agar daging jadi empuk.

Gunakan bahan-bahan marinasi seperti: air perasan lemon, cuka, ataupun buttermilk sebagai penambah cita rasa sekaligus dapat melunakkan daging kurban yang alot menjadi lebih empuk.

Bahan-bahan di atas dapat memecah protein yang keras pada daging, sehingga melakukan proses marinasi sebelum memasak daging dapat membuat daging kurban terasa lebih empuk dan tidak alot.

Baca Juga: Resep Tahu Cobek Bumbu Marinasi, Masakan Nikmat yang Aromanya Sangat Harum 

Iris berlawanan arah

Daging kurban alot bisa diakali dengan mengirisnya berlawanan arah.

Perlu Anda ketahui, seluruh potongan daging memiliki serat otot panjang yang membentang di seluruh bagiannya.

Apabila Anda memotong daging berserat secara sejajar, maka ketika daging sedang Anda santap, daging akan sulit dikunyah serta ada risiko bahwa serat daging mungkin saja tersangkut pada sela-sela gigi.

Maka agar daging kurban alot jadi terasa empuk dan mudah dikunyah, irislah serat otot daging secara berlawanan arah.

Beri Garam

Siasat lain agar daging kurban alot bisa jadi empuk adalah dengan memberinya garam.

Sebelum Anda memasak daging kurban, pastikan bahwa Anda memberikan garam secara merata ke atas sisi-sisi daging.

Garam mampu mengubah daging menjadi lebih empuk, karena garam mampu mengeluarkan kelembapan dari dalam daging. Garam juga mampu menciptakan air garam alami.

Jika memarinasi daging hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 menit, maka memberi garam pada daging alot dibutuhkan waktu semalaman penuh sebelum Anda benar-benar akan memasaknya.

Tonton: Pemerintah Siapkan Regulasi KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Ditargetkan Lebih Ringan

Dipukul-pukul

Memukul-mukul daging kurban juga dapat membuat daging alot menjadi lebih empuk. Sebab, serat daging yang ada di dalam daging akan terputus apabila Anda memukul-mukul daging.

Sayangnya ada kekurangan pada tahapan yang satu ini. Memukul daging kurban selain dapat membuat empuk daging yang alot, juga bisa membuat sari daging keluar sehingga membuat rasa daging jadi hambar.

Untuk menyiasati sari daging agar tidak keluar, pastikan untuk membungkus daging kurban dalam plastik sebelum memukul-mukul daging.

Daun pepaya

Membungkus daging kurban dalam daun pepaya nyatanya bisa membuat daging alot menjadi empuk, loh! Ini disebabkan karena daun pepaya mengandung papain yang gunanya sebagai pelunak serat daging.

Caranya, memarkan daun pepaya, terutama bagian tulang daunnya, lalu bungkus daging kurban menggunakan daun yang telah dimemarkan tersebut.

Diamkan daging selama 1 jam, maka daging kurban alot dapat berubah menjadi daging yang empuk dan lembut.


 

Pemerintah Siapkan Regulasi KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Ditargetkan Lebih Ringan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru