kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45688,75   16,61   2.47%
  • EMAS917.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Mitra banyak mengeluh pasca operasional kantor Gojek Lampung ditutup


Jumat, 13 September 2019 / 15:00 WIB
Mitra banyak mengeluh pasca operasional kantor Gojek Lampung ditutup
ILUSTRASI. Logo baru Gojek

Sumber: TribunNews.com | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - LAMPUNG. Pasca ditutupnya operasional kantor Gojek di Lampung setelah aksi demo pada 5 September lalu, berimbas pada munculnya keluhan dari para mitra yang memaksakan untuk tetap mencari nafkah atau onbid.

Keluhan ini disampaikan Zaki Sopiyan. Ia tidak peduli aksi offbid masal yang ada di Lampung. Ia mengaku terus onbid guna memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya.
Zaki menyebutkan Gojek adalah satu-satunya tempat ia mencari nafkah. Sehingga, tak ada alasan lain untuk dia tidak kerja.

“Hanya di sinilah. Di Gojek. Nggak ada kerjaan lain, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga,” jelasnya saat dihubungi, Jumat (13/9).

Baca Juga: Ini penjelasan soal Kudo, layanan milik Grab yang digunakan untuk membobol Bank

Bagi Zaki, penurunan insentif bukanlah masalah besar. Ia menyebutkan bahwa insentif tidak mempengaruhi pemasukannya sebagai driver ojek online Gojek. Ia masih bisa memenuhi seluruh kebutuhan hidup keluarganya setiap hari.

“Saya nggak jadi masalah mau insentif turun apa nggak, bagi saya ya itukan hanya insentif aja, tapi kan pemasukan tetap lancar. Sehari masih cukup untuk saya memenuhi kebutuhan keluarga dan hidup saya,” ujarnya.

”Kalau saya dan kawan-kawan tetap onbid, kami kan di Gojek ini sebagai mitra ya, bisa dilihat aja dari 7 pilar perjanjian di Gojek gimana,” lanjut Zaki.

Zaki juga tidak setuju jika kantor Gojek di Lampung harus ditutup. Jika kantor tidak beroperasi, kata Zaki, ia dan rekan pengemudi lain kesulitan untuk mengadu perihal masalah yang ada di jalan.

Baca Juga: Bernilai US$ 4,487 miliar, Gojek jadi merek digital paling berharga di Indonesia

“Sebenernya saya juga tidak setuju kalau kantor Gojek ditutup. Karena kasian sama driver lain, kalau dia ada masalah di luar mau ngadu di mana, sementara kantornya ditutup, kalau ada masalah di jalan atau masalah apapun biasanya ngadu ke kantor Gojek dan dapat tanggapan,” jelasnya.



TERBARU

[X]
×