Peristiwa

Pemulihan Pascabencana, Nindya Karya Bangun 200 Unit Huntara di Tapanuli Selatan

Kamis, 15 Januari 2026 | 19:02 WIB
Pemulihan Pascabencana, Nindya Karya Bangun 200 Unit Huntara di Tapanuli Selatan

ILUSTRASI. Pembangunan hunian sementara (Huntara) di Tapanuli Selatan (Dok/Nindya Karya)


Reporter: Tendi Mahadi  | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Nindya Karya bersinergi dengan Danantara Indonesia untuk memastikan pemulihan pascabencana Sumatra bisa berjalan cepat terkoordinasi, dan tepat sasaran di wilayah terdampak. Kehadiran ini menjadi bagian dari masa transisi dari fase tanggap darurat menuju tahap pemulihan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Salah satu fokus utama dalam upaya pemulihan tersebut adalah pembangunan Hunian Sementara Danantara (Huntara) di Kabupaten Tapanuli Selatan yang dilaksanakan oleh Nindya Karya. Dalam program ini, Nindya Karya membangun 200 unit Huntara sebagai tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terdampak bencana.

"Dengan hadirnya hunian sementara ini merupakan upaya kami dalam mendukung masa transisi masyarakat yang terdampak bencana Sumatera dari fase tanggap darurat menuju tahap pemulihan. Tentunya dengan hunian yang nyaman dan didukung dengan fasilitas pendukung aktivitas masyarakat sehari-hari," jelas Direktur Utama Nindya Karya, Firmansyah dalam keterangannya, Kamis (15/1).

Pembangunan ini menggunakan sistem modular dengan struktur baja ringan yang telah teruji kualitasnya, sehingga proses konstruksi dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengurangi kenyamanan dan mutu bangunan bagi masyarakat.

Baca Juga: Survei RIMBA: Mayoritas Gen Z Meyakini Kerusakan Alam Bisa Mengancam Ketahanan Negara

Selain unit hunian, kawasan Huntara juga dilengkapi dengan fasilitas umum yang mendukung kebutuhan dasar warga, berupa 40 unit toilet, 4 unit dapur umum, dan 4 unit musala. Fasilitas ini disiapkan untuk menunjang ativitas sehari-hari selama menempati hunian sementara.

Saat ini, pembangunan Huntara terus digenjot bersamaan dengan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung agar masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang layak dan aman. Hingga kini, progres fisik di lapangan telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Kehadiran hunian sementara ini disambut positif oleh masyarakat terdampak yang selama ini harus beradaptasi dengan keterbatasan pascabencana. 

Firmasyah bilang, inisiatif ini menegaskan komitmen Nindya Karya untuk hadir, tidak hanya pada saat krisis, tetapi juga secara berkelanjutan dalam mendampingi masyarakat memasuki fase pemulihan.

Selanjutnya: Wacana Pemangkasan Batas Maksimal Komisi, Bisnis ODS GOTO Berpotensi Terdampak

Menarik Dibaca: Hujan Sangat Lebat di Sini, Cek Peringatan dini BMKG Cuaca Besok (16/1) Jabodetabek

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait


Terbaru