kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45725,83   16,46   2.32%
  • EMAS914.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Soal nasib kelanjutan proyek Meikarta, Ridwan Kamil tunggu arahan KPK


Rabu, 12 Juni 2019 / 14:30 WIB
Soal nasib kelanjutan proyek Meikarta, Ridwan Kamil tunggu arahan KPK

Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menunggu arahan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kelanjutan proyek Meikarta. Hal itu dikatakan Ridwan Kamil usai melantik Eka Supria Atmaja sebagai Bupati Bekasi definitif menggantikan Neneng Hasanah Yasin yang terjerat kasus korupsi suap perizinan proyek Meikarta.

"Belum tuntas semua. Saya akan minta ke KPK status persidangannya sudah selesai atau belum. Kalau belum saya ngak akan bergerak merumuskan masalah-masalah lanjutan," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (12/6).


Emil mengatakan, langkah hati-hati dilakukan agar tak memunculkan polemik dan anggapan dirinya mengganggu proses hukum yang sedang berjalan. "Takut nanti disangka ada hal yang mengganggu proses. Bolanya di KPK, tanyanya ke KPK," ungkapnya. 

Sementara itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja enggan berkomentar soal kelanjutan proyek Meikarta. Ia bungkam sewaktu wartawan menanyakan hal tersebut seusai proses pelantikan. Saat dicecar pertanyaan, Eka melenggang pergi dengan mendapat pengawalan ketat dari Satpol PP dan pendukungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lippo Group dinyatakan telah mengantongi izin prinsip atas 53 menara apartemen di atas 84,3 hektar lahan Meikarta yang sesuai peruntukkan dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bekasi.

Sebanyak 24 izin mendirikan bangunan (IMB) sudah disahkan dan ditandatangani. Sementara untuk 29 IMB lainnya dalam tahap final dan tinggal ditandatangani. Namun, belum lagi ke 29 IMB tersebut diteken, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati terlebih dulu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (15/10) lalu.

Dewi ditangkap dan dijadikan tersangka oleh KPK terkait dugaan suap perizinan Meikarta bersama Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, dan sejumlah kepala dinas serta konsultan dan pegawai Lippo lainnya. (Dendi Ramdhani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Proyek Meikarta, Ridwan Kamil Tunggu Arahan KPK"



TERBARU

[X]
×