KONTAN.CO.ID - Perhatikan, berikut adalah beberapa penyakit kambing yang sering muncul saat musim hujan.
Indonesia saat ini mulai rutin diguyur hujan. Kondisi ini membuat kondisi lingkungan peternakan menjadi lebih basah dan lembap.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko sejumlah gangguan kesehatan pada kambing.
Sebagai peternak, Anda perlu memberikan perhatian lebih terhadap kondisi kandang, pakan, serta kesehatan kambing selama musim hujan.
Apa saja penyakit kambing yang perlu diwaspadai saat musim hujan? Berikut adalah daftarnya yang paling umum terjadi.
Baca Juga: Tips Merawat Kambing Saat Cuaca Panas agar Tetap Sehat dan Produktif
1. Diare
Diare atau mencret menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan saat musim hujan.
Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang, Kementerian Pertanian (Kementan), menyebut diare sebagai salah satu penyakit yang umum terjadi pada ternak saat musim hujan.
Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan lingkungan yang lembap serta pemberian hijauan yang basah.
Peternak sebaiknya memperhatikan kondisi pakan sebelum diberikan kepada kambing. Jangan memberikan hijauan yang sudah membusuk, berjamur, atau tercemar kotoran.
Jika kambing mengalami diare terus-menerus, terlihat lemas, atau tidak mau makan, kondisi tersebut perlu segera diperiksa.
2. Kembung
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali memasukkan kembung sebagai salah satu gangguan yang perlu diwaspadai pada ternak saat musim hujan.
Hijauan yang masih muda dan basah dapat meningkatkan risiko kembung jika diberikan dalam kondisi yang tidak tepat.
Anda disarankan untuk tidak langsung memberikan rumput yang masih terlalu basah setelah terkena hujan.
Hijauan dapat dilayukan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada kambing.
Baca Juga: Tips Memilih Bibit Kambing yang Bagus Sebelum Mulai Beternak, Pemula Wajib Tahu
3. Cacingan
Cacingan menjadi penyakit lain yang perlu diperhatikan selama musim hujan.
Lingkungan yang lembap dapat mendukung perkembangan parasit. Kambing juga dapat terinfeksi setelah memakan rumput atau hijauan yang telah tercemar larva cacing.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Nusa Tenggara Barat menjelaskan, Haemonchus contortus adalah salah satu jenis cacing yang penting diperhatikan pada kambing dan domba.
Infeksi cacing tersebut dapat menyebabkan kambing mengalami anemia dan penurunan kondisi tubuh.
Anda perlu mewaspadai kambing yang terlihat semakin kurus, lemas, atau mengalami penurunan produktivitas.
4. Gangguan Pernapasan
BBPP Kupang memasukkan gangguan pernapasan sebagai salah satu masalah kesehatan ternak yang perlu diperhatikan ketika musim hujan.
Kandang yang terlalu lembap dan memiliki sirkulasi udara buruk dapat memperburuk kondisi tersebut.
Kambing yang mengalami gangguan pernapasan dapat menunjukkan gejala seperti batuk, demam, nafsu makan menurun, kesulitan bernapas, atau mengeluarkan cairan dari hidung.
Kandang sebaiknya tetap memiliki sirkulasi udara yang baik meskipun kambing harus terlindung dari hujan dan angin secara langsung.
Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Kambing Betina Sedang Birahi Sebelum Dikawinkan
5. Kudis
Penyakit kambing selama musim hujan lain yang kerap muncul adalah kudis atau scabies.
Penyakit kulit yang disebabkan oleh parasit ini dapat membuat kambing merasa gatal dan sering menggaruk atau menggosokkan tubuhnya ke bagian kandang.
Anda perlu memperhatikan perubahan pada kulit dan bulu kambing. Kerontokan bulu, kerak pada kulit, serta kebiasaan menggaruk secara berlebihan dapat menjadi tanda yang perlu diperiksa lebih lanjut.
Kambing yang mengalami masalah kulit juga sebaiknya tidak langsung dicampurkan dengan ternak lain sebelum kondisinya diketahui.
6. Cedera Akibat Kandang Licin
Selain penyakit, kondisi kandang selama musim hujan juga dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.
Kandang yang basah dan licin membuat kambing lebih mudah terpeleset. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut dapat menyebabkan cedera hingga membuat kambing pincang.
Anda perlu memahami bahwa lingkungan kandang yang licin dan becek dapat meningkatkan risiko cedera pada ternak.
Setiap bagian kandang yang terkena air hujan perlu segera dibersihkan dan dikeringkan. Saluran pembuangan juga wajib diawasi agar air tidak menggenang.
Baca Juga: 6 Jenis Rumput Pakan Kambing yang Bagus dan Mudah Ditemukan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News