Jabodetabek

Laporan PBB Sebut Jakarta Kota Terpadat di Dunia, Ini Respon Rano Karno

Minggu, 30 November 2025 | 14:02 WIB
Laporan PBB Sebut Jakarta Kota Terpadat di Dunia, Ini Respon Rano Karno

ILUSTRASI. Tugu Monumen Nasional (Monas) di antara gedung perkantoran dan pusat bisnis di Jakarta (25/8). (KONTAN/Cheppy A. Muchlis) Wagub Jakarta Rano Karno mengaku kaget dengan laporan PBB yang menempatkan Jakarta sebagai ibu kota terpadat di dunia dengan 42 juta penduduk.


Reporter: kompas.com  | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku kaget dengan laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menempatkan Jakarta sebagai ibu kota terpadat di dunia dengan 42 juta penduduk. 

Rano menilai angka tersebut berbeda jauh dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut jumlah penduduk resmi Jakarta adalah sekitar 11 juta jiwa. 

“Tiba-tiba populasi Jakarta sampai 41 juta kan? Wow, kita juga terkejut. Data BPS kita kan Jakarta itu 11 juta,” ucap Rano saat ditemui di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (30/11/2025). 

Rano menduga angka besar itu muncul karena PBB menghitung wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Baca Juga: 30 November Memperingati Hari Ruang Pribadi Nasional, ini Penjelasan dan Sejarahnya

Menurut dia, penduduk dari Depok, Bekasi, dan Bogor yang beraktivitas harian di Jakarta ikut masuk dalam perhitungan populasi.

“Jujur kita juga agak confuse (bingung) ya. Mungkin Jakarta dihitung menjadi bagian dari kota aglomerasi. Karena dihitung ini kan Depok, Bekasi, kemudian Bogor,” kata Rano. 

Meski terkejut, Rano mengatakan laporan tersebut mengindikasikan bahwa Jakarta masih menjadi pusat pergerakan penduduk dan ekonomi di wilayah Jabodetabek. 

“Tapi itu mengindikasikan bahwa Jakarta menjadi ujung tombak dari pembangunan kependudukan di wilayah Jabodetabek ini,” ungkap Rano. 

Diketahui, Ibu kota Indonesia, Jakarta, menempati posisi pertama ibu kota terpadat di dunia dengan 42 juta penduduk. 

Laporan tersebut dipublikasi pada 23 November 2025 oleh Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB dengan judul "World Urbanization Prospects 2025: Summary of Results". 

Menurut laporan Prospek Urbanisasi Dunia 2025 dari Departemen Ekonomi dan Sosial PBB, kota-kota kini menampung 45 persen dari populasi global yang berjumlah 8,2 miliar jiwa. 

Jakarta kini menjadi kota terpadat di dunia, dengan hampir 42 juta penduduk. 

Di posisi kedua, ada ibu kota Bangladesh, Dhaka, dengan hampir 40 juta penduduk, dan ibu kota Jepang, Tokyo, dengan 33 juta penduduk. 

Populasi Indonesia saat ini adalah 286 juta jiwa, menurut penjabaran data PBB terbaru dari Worldometer. 

Negara Asia Tenggara itu berada di peringkat ke-4 dalam daftar negara dan dependensi berdasarkan jumlah penduduk.

Pada 2019, Indonesia mengumumkan akan memindahkan ibu kotanya ke Nusantara (IKN), sebuah kota baru yang sedang dibangun. 

Proyek senilai 32 miliar dollar AS atau sekitar Rp 534,2 triliun itu awalnya dijadwalkan untuk diresmikan pada 2024, dan kini direncanakan menjadi "ibu kota politik" pada 2028.

Baca Juga: 30 November Memperingati Hari Ruang Pribadi Nasional, ini Penjelasan dan Sejarahnya

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2025/11/30/09590521/jakarta-jadi-kota-terpadat-di-dunia-rano-karno-wow-kita-juga-terkejut.

Selanjutnya: Crystal Palace vs Manchester United: Prediksi & Link Live Streaming Hari Ini

Menarik Dibaca: Resep Donat Mochi Super Chewy dan Lumer yang Anti Gagal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru