Jabodetabek

Pramono Wajibkan Gedung Lebih dari Empat Lantai Terhubung CCTV Pemprov DKI

Sabtu, 04 April 2026 | 14:46 WIB
Pramono Wajibkan Gedung Lebih dari Empat Lantai Terhubung CCTV Pemprov DKI

ILUSTRASI. Gubernur DKI Pramono Anung paparkan kondisi terkini Jakarta ( ANTARA FOTO/RENO ESNIR)


Reporter: kompas.com  | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan gedung bertingkat lebih dari empat lantai wajib memiliki kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan sistem milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. 

Kebijakan tersebut akan diatur melalui Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai upaya memperkuat sistem keamanan dan pengawasan di ibu kota. 

“Jadi untuk CCTV, kita sedang, sudah memutuskan nanti gedung-gedung yang lantainya lebih dari empat sesuai dengan Pergub akan dikoneksikan dengan CCTV yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Kramat, Jakarta Pusat, Sabtu (4/4/2026). 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca NTT Hari Ini (4/4): Kupang dan Manggarai Barat Hujan Ringan

Ia menambahkan, integrasi tersebut diharapkan membuat sistem pengawasan di Jakarta menjadi lebih terpusat dan efektif.

“Sehingga dengan demikian Jakarta akan menjadi terintegrasi,” kata dia.

Adapun pemasangan CCTV di sejumlah wilayah DKI Jakarta merupakan bagian dari janji kampanye Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. 

Untuk permukiman warga, Pemprov DKI Jakarta akan memasang kamera Closed Circuit Television (CCTV) di 30.000 titik di seluruh wilayah Jakarta. 

Program ini menelan anggaran sebesar Rp 380 miliar dan akan dilaksanakan secara bertahap. 

“CCTV, barangkali kalau ditotal hampir Rp 380 miliar,” ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno usai meninjau JPO di Jalan Daan Mogot, Selasa (15/4/2025).

Rano mengatakan, pemasangan CCTV merupakan bagian dari janji kampanye dirinya bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. 

Selain itu, pemasangan CCTV bertujuan meningkatkan keamanan publik, sekaligus menanggapi insiden hilangnya besi anak tangga di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Daan Mogot, Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, yang diduga akibat aksi pencurian. 

“Kita pasang CCTV, karena itu menjadi program kita. Cuma memang untuk wilayah yang di luar ini kita mungkin anggaran tahun depan. Karena itu memang banyak, hampir 30 ribu titik CCTV yang akan kita pasang,” kata dia.

Menurut Rano, anggaran tersebut dinilai wajar mengingat luasnya wilayah Jakarta dan banyaknya titik yang akan dipasangi CCTV.

Baca Juga: BMKG Ungkap Misteri: Kemarau Tiba, Kok Hujan Lebat Masih Menggila?

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/04/12524191/pramono-wajibkan-gedung-lebih-dari-4-lantai-terhubung-cctv-pemprov-dki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru