Peristiwa

Sinergi Pemkot Denpasar dan Forkopimda Dorong Pemulihan Korban Gempa Manggarai NTT

Minggu, 13 September 2026 | 19:13 WIB
Sinergi Pemkot Denpasar dan Forkopimda Dorong Pemulihan Korban Gempa Manggarai NTT

ILUSTRASI. Sekolah rusak akibat gempa NTT (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)


Sumber: TribunNews.com  | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Kota Denpasar bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Denpasar menyalurkan bantuan senilai Rp 550 juta untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan diserahkan di lokasi pengungsian SD Inpres Robo, Desa Ranaka, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai. Dana tersebut terdiri atas Rp 50 juta untuk bantuan seragam sekolah siswa SD dan SMP, Rp 50 juta dari ASN Korpri, serta Rp 450 juta berupa dukungan dana bagi masyarakat terdampak.

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan kebutuhan warga selama masa pemulihan pascabencana.

Baca Juga: Bantuan Darurat untuk Korban Gempa Flores NTT Terus Mengalir

"Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga dan menjadi penyemangat dalam menjalani masa pemulihan," ujarnya, Minggu (13/9/2026).

Selain kebutuhan dasar, bantuan juga diarahkan untuk menjaga kegiatan belajar anak-anak tetap berjalan. Menurut Jaya Negara, kondisi pascabencana tidak seharusnya menghentikan anak-anak dari aktivitas pendidikan.

Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Manggarai, kata dia, masih melakukan penanganan pascagempa yang mencakup pemenuhan kebutuhan dasar, pendataan kerusakan, serta dukungan terhadap aktivitas masyarakat dan pendidikan.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. Episenter berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman sekitar 15 kilometer. Guncangan dirasakan di sejumlah wilayah Flores dan sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian dicabut.

Berdasarkan data BNPB hingga 1 September 2026, bencana tersebut menyebabkan 127 orang meninggal dunia, 1.666 orang luka-luka, dan 181.354 orang mengungsi. Sebanyak 97.215 rumah juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Baca Juga: Pemerintah Segera Bangun Rumah untuk Korban Gempa NTT

Besarnya dampak bencana membuat proses pemulihan di NTT masih membutuhkan dukungan, baik untuk pemenuhan kebutuhan warga maupun pemulihan aktivitas sosial dan pendidikan.

Sumber: https://www.tribunnews.com/regional/7881932/warga-manggarai-ntt-terdampak-gempa-terima-bantuan-pemulihan-pascabencana-termasuk-seragam-sekolah?page=all&s=paging_new.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru