KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelan namun pasti, usai renovasi total Taman Ismail Marzuki (TIM), pengunjung mulai ramai bertandang ke salah satu kawasan wisata Jakarta tersebut.
Tercatat, jumlah pengunjung TIM pada 2024 mencapai sekitar satu juta orang. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 1,5 juta pengunjung pada 2025. Sementara hingga Agustus 2026, jumlah kunjungan telah mencapai sekitar 900.000 orang.
Head of SBU TIM PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Anya Aprillia mengatakan peningkatan jumlah pengunjung tersebut semakin terlihat pada 2026, seiring kembali aktifnya Planetarium Jakarta. Ia pun optimistis jumlah pengunjung TIM bisa tembus 2 juta orang hingga akhir tahun ini.
“Pengunjung TIM setiap tahun selalu bertambah. Apalagi tahun ini, Planetarium juga sudah aktif, kami harap pengunjung TIM bisa mencapai dua juta pengunjung di akhir tahun ini,” ujar Anya di keterangan, Rabu (9/9).
Baca Juga: Resmi! Transjakarta Luncurkan Bus Wisata Jakarta Batavia, Ini Rute & Tarifnya
Menurutnya, peningkatan kunjungan tersebut turut didorong oleh banyaknya kegiatan yang diselenggarakan di kawasan TIM.
Ia memperkirakan ada sekitar 800 acara di TIM sepanjang tahun ini, dengan durasi yang beragam mulai dari dua hari hingga satu atau dua bulan.
Acara tersebut melibatkan komunitas dan pegiat seni, di antaranya Jagat Rasa dan Jakarta Amara Creative Center untuk kegiatan seni tari, Lost in Clay dan Karya Ibu Berdaya, Pamer Pasar Market, serta Mad About Comedy.
Baca Juga: Masuk Gratis Tempat Wisata Saat Ulang Tahun Jakarta
TIM juga rutin menggelar TIM Book & Literature Festival, Puasa-Puas-in, bazar komunitas, dan TIM Art Market yang menjadi kegiatan bulanan.
Selain penyelenggaraan event, atau acara, TIM juga membuka ruang untuk berbagai aktivitas kreatif seperti kelas tari, workshop seni lukis, menggambar dan teater, foto pre-wedding, hingga foto produk.
Baca Juga: Kembangkan Wisata, Ancol Siapkan Perluasan Lahan 65 Hektar
TIM, katanya, juga memiliki Mural Arts Space yang melibatkan seniman rupa untuk menjadikan dinding-dinding di kawasan tersebut sebagai ruang berkarya. Kolaborasi terbaru pengelola TIM juga dilakukan bersama Kedutaan Ukraina di area dekat Planetarium.
Melihat kondisi tersebut, menurut Anya, Jakpro terus memperluas kolaborasi dengan seniman, institusi pendidikan, dan berbagai komunitas untuk mendukung target tersebut. Program-program tersebut juga diselaraskan dengan agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dimasukkan dalam Calendar of Events.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News