KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hati-hati jika melintasi kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Salah satu jembatan di Gading Raya rusak parah dan berpotensi ambruk kapan pun.
Jembatan tersebut berada di Jalan Boulevard Gading Raya, dekat Rumah Pompa BGR, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kerusakan tersebut mengganggu akses warga yang melintas dari Jalan Perintis Kemerdekaan menuju Kelapa Gading maupun arah sebaliknya.
Berdasarkan pengamatan Kompas.com pada Selasa (15/9/2026), salah satu sisi jembatan terlihat mengalami ambles cukup parah. Struktur beton tampak miring dan turun ke bawah.
Kondisi tersebut menimbulkan celah atau lubang cukup dalam yang memperlihatkan deretan besi rangka jembatan menonjol keluar.
Pedestrian jembatan rusak, pejalan kaki berdekatan dengan kendaraan
Kerusakan jembatan Boulevard Gading Raya juga berdampak pada area pedestrian. Tanah di sekitar sisi jembatan terlihat miring dan turun secara drastis.
Kondisi ini membuat area pejalan kaki terpisah dari jalur kendaraan utama. Sejumlah pejalan kaki terpaksa berjalan bersebelahan langsung dengan mobil karena jalur pedestrian mengalami kerusakan dan hampir runtuh.
Area jembatan yang rusak telah dibatasi menggunakan beton pembatas jalan dan pita peringatan berwarna kuning.
Salah seorang pengendara di sekitar lokasi, Ferdi (30), mengatakan kerusakan jembatan tersebut sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Namun, kondisinya semakin parah karena belum ada perbaikan menyeluruh.
"Kalau saya lewat, keliatannya tuh makin kebuka jadi makin parah rusaknya. Sekarang rangka-rangka besi di dalamnya udah keliatan," ujar Ferdi saat ditemui Kompas.com, Selasa (15/9/2026).
Menurut dia, beton pembatas jalan yang memisahkan area rusak dengan akses kendaraan baru dipasang secara penuh pada hari yang sama.
"Ini bagus sih udah penuh dipasang. Ya bagus, takutnya kan ada orang meleng bisa jatuh kalau engga dibagasin," tutur Ferdi.
Baca Juga: Penumpang KRL Jabodetabek Naik 3x Lipat, Botol Plastik Bisa untuk Bayar Tiket KMT
Warga sebut kerusakan jembatan sudah berlangsung tahunan
Warga sekitar lainnya, Triyagie (25), menyebut kerusakan jembatan tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Menurut dia, kerusakan terjadi secara bertahap hingga kondisi jembatan saat ini terlihat hampir ambruk.
"Untuk kerusakannya bisa dibilang udah tahunan, tapi itupun bertahap engga langsung keliatan mau ambruk kaya kondisi sekarang, sempet diperbaikin tapi kayanya tetep masih begitu aja kondisinya," ungkap Triyagie kepada Kompas.com, Selasa.
Ia juga menilai aktivitas kendaraan berat yang melintas menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi jembatan.
Triyagie mengatakan, jembatan tersebut cukup sering dilewati kendaraan besar pengangkut logistik, terutama pada malam hari.
"Memang banyak kendaraan berat melintas lewat jembatan itu, dan aktivitasnya juga cukup pesat dilewati kendaraan besar logistik, terutama di malam hari buat truk-truk logistik, kadang truk dinas kebersihan, kendaraan militer dan lain-lain," jelasnya.
Tonton: IHSG Tergerus Hari ini, Berikut 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi (15 September 2026).
Sudin Bina Marga Jakarta Utara belum memberikan tanggapan
Kompas.com telah berupaya menghubungi Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Darwin Ali untuk meminta tanggapan terkait kondisi jembatan di Jalan Boulevard Gading Raya.
Namun, hingga berita tersebut ditayangkan, Darwin Ali belum memberikan tanggapan mengenai kerusakan maupun rencana perbaikan jembatan.
Masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diimbau untuk berhati-hati, terutama pejalan kaki yang harus melewati area pedestrian yang mengalami kerusakan.
Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/09/15/11425871/jembatan-di-kelapa-gading-jakut-hampir-ambruk-beton-ambles-dan-besi?source=nowtrending_artikel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News