KONTAN.CO.ID - Simak harta kekayaan Pramono Anung setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru.
Berdasarkan laporan yang disampaikan pada 10 April 2025, total harta kekayaan Pramono Anung mencapai Rp114.518.499.429 atau sekitar Rp114,5 miliar.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibanding laporan sebelumnya, sekaligus mencerminkan transparansi pejabat publik dalam melaporkan kekayaannya kepada masyarakat.
Baca Juga: Dorong Transformasi Digital Lintas Sektor, AP Solution Day 2026 Percepat Adopsi AI
Dalam laporan terbaru tersebut, harta kekayaan Pramono Anung tercatat mengalami kenaikan sekitar Rp10 miliar dibandingkan laporan tahun sebelumnya.
Sebelumnya, pada laporan LHKPN tahun 2024, harta kekayaan Pramono Anung berada di angka Rp104.285.030.477. Kenaikan ini disebut berasal dari peningkatan nilai surat berharga serta penambahan kas dan harta bergerak lainnya.
Berdasarkan data LHKPN terbaru, harta kekayaan Pramono Anung terdiri dari beberapa kategori utama, mulai dari tanah dan bangunan hingga kas dan surat berharga. Dalam laporan tersebut, Pramono tercatat memiliki sembilan bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp35,4 miliar.
Aset properti tersebut tersebar di sejumlah wilayah seperti Jakarta Selatan, Bogor, Kediri, Bekasi, Sleman, hingga Buleleng. Nilai aset properti ini menjadi salah satu komponen penting dalam harta kekayaan Pramono Anung secara keseluruhan.
Baca Juga: Proyek MRT Jakarta Fase 2 Capai 59%, Ini Target Penyelesaiannya
Selain properti, harta kekayaan Pramono Anung juga mencakup aset kendaraan yang nilainya mencapai sekitar Rp4,24 miliar. Salah satu kendaraan yang cukup mencuri perhatian adalah mobil listrik Mercedes-Benz EQS tahun 2023 dengan nilai sekitar Rp3,08 miliar. Selain itu, terdapat beberapa kendaraan lain yang turut memperkuat total harta kekayaan Pramono Anung dalam laporan LHKPN terbaru tersebut.
Komponen terbesar dalam harta kekayaan Pramono Anung berasal dari surat berharga. Nilai surat berharga tersebut meningkat dalam setahun terakhir, sehingga turut mendorong kenaikan total kekayaan.
Selain itu, kas dan setara kas juga menjadi faktor lain yang memperbesar total harta kekayaan Pramono Anung, menunjukkan bahwa sebagian besar asetnya berada dalam bentuk investasi finansial.
Harta kekayaan Pramono Anung juga mengalami perubahan setelah menjabat sebagai Gubernur Jakarta periode 2025–2029. Dalam laporan tersebut, kekayaan bersih Pramono setelah dikurangi utang tercatat sekitar Rp114,5 miliar. Total tersebut menunjukkan peningkatan stabil sekaligus menggambarkan perkembangan aset selama masa transisi jabatan dari Sekretaris Kabinet menjadi kepala daerah.
Baca Juga: Pramono Sebut Tingkat Ketimpangan Ekonomi di Jakarta Menurun pada Kuartal I-2026
Rincian Harta Kekayaan Pramono Anung Terbaru
Berdasarkan data LHKPN terbaru, berikut rincian lengkap harta kekayaan Pramono Anung:
Tanah dan Bangunan: Rp35,4 miliar
Surat Berharga: Rp37,2 miliar
Kas dan Setara Kas: Rp19,07 miliar
Harta Bergerak Lainnya: Rp19,13 miliar
Alat Transportasi dan Mesin: Rp4,24 miliar
Hutang: Rp616 juta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News