KONTAN.CO.ID - Jangan sampai salah langkah pekan ini, catat kalender Jawa untuk tanggal 12-18 Oktober 2026 yang merinci hari baik dan pantangan untuk Anda.
Penanggalan ini dapat menjadi referensi bagi masyarakat yang ingin mengetahui hari-hari yang dalam tradisi Jawa dianggap baik untuk melakukan kegiatan tertentu, sekaligus aktivitas yang sebaiknya dihindari.
Perlu dipahami, weton terbentuk dari perpaduan tujuh hari dalam sepekan dengan lima pasaran Jawa, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Pada periode ini, Wuku Kulawu berlangsung pada 12-17 Oktober 2026, kemudian berganti menjadi Wuku Dukut pada 18 Oktober 2026.
Mengutip penghitungan JavaSenseApp, berikut rincian kalender Jawa minggu ini.
Baca Juga: Jadi Kapolda Metro Jaya, Dadang Buka WhatsApp Aduan Di Nomor Pribadi 0811-8129-494
Kalender Jawa 12-18 Oktober 2026
Senin, 12 Oktober 2026
- Weton: Senin Pahing
- Neptu: 13 (4 + 9)
- Wuku: Kulawu
- Tanggal Jawa: 29 Bakda Mulud 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 29 Rabiulakhir 1448 H
- Pranata Mangsa: Kapat
- Naga Hari: Barat Utara
- Baik untuk: Mengobati orang sakit; menikah; poligami (wayuh); berteman atau menjalin persahabatan.
- Perlu dihindari: Bepergian jauh; pindah tempat; membuka hutan.
Selasa, 13 Oktober 2026
- Weton: Selasa Pon
- Neptu: 10 (3 + 7)
- Wuku: Kulawu
- Tanggal Jawa: 1 Jumadilawal 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 1 Jumadilawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Kalima
- Naga Hari: Timur Selatan
- Baik untuk: Mengobati orang sakit; menikah; poligami (wayuh); berteman atau menjalin persahabatan.
- Perlu dihindari: Bepergian jauh; pindah tempat; membuka hutan.
Rabu, 14 Oktober 2026
- Weton: Rabu Wage
- Neptu: 11 (7 + 4)
- Wuku: Kulawu
- Tanggal Jawa: 2 Jumadilawal 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 2 Jumadilawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Kalima
- Naga Hari: Timur
- Baik untuk: Mengobati orang sakit; menikah; poligami (wayuh); berteman atau menjalin persahabatan.
- Perlu dihindari: Bepergian jauh; pindah tempat; membuka hutan.
Kamis, 15 Oktober 2026
- Weton: Kamis Kliwon
- Neptu: 16 (8 + 8)
- Wuku: Kulawu
- Tanggal Jawa: 3 Jumadilawal 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 3 Jumadilawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Kalima
- Naga Hari: Timur
- Baik untuk: Mengobati orang sakit; menikah; poligami (wayuh); berteman atau menjalin persahabatan.
- Perlu dihindari: Bepergian jauh; pindah tempat; membuka hutan.
Baca Juga: Apakah Ada Libur pada Hari Sumpah Pemuda 2026? Cek Kembali SKB 3 Menteri
Jumat, 16 Oktober 2026
- Weton: Jumat Legi
- Neptu: 11 (6 + 5)
- Wuku: Kulawu
- Tanggal Jawa: 4 Jumadilawal 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 4 Jumadilawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Kalima
- Naga Hari: Timur
- Baik untuk: Mengobati orang sakit; menikah; poligami (wayuh); berteman atau menjalin persahabatan.
- Perlu dihindari: Bepergian jauh; pindah tempat; membuka hutan.
Sabtu, 17 Oktober 2026
- Weton: Sabtu Pahing
- Neptu: 18 (9 + 9)
- Wuku: Kulawu
- Tanggal Jawa: 5 Jumadilawal 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 5 Jumadilawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Kalima
- Naga Hari: Timur
- Baik untuk: Mengobati orang sakit; menikah; poligami (wayuh); berteman atau menjalin persahabatan.
- Perlu dihindari: Bepergian jauh; pindah tempat; membuka hutan.
Minggu, 18 Oktober 2026
- Weton: Minggu Pon
- Neptu: 12 (5 + 7)
- Wuku: Dukut
- Tanggal Jawa: 6 Jumadilawal 1960 Be
- Tanggal Hijriah: 6 Jumadilawal 1448 H
- Pranata Mangsa: Kalima
- Naga Hari: Timur Utara
- Baik untuk: Memperbaiki rumah; membuka kebun; mencari jodoh; membuat obat atau sesaji.
- Perlu dihindari: Mencari nafkah; berguru ilmu kebatinan.
Baca Juga: Panduan Daftar Agen Perlinsos Kemensos, Syarat, dan Statusnya
Makna Wuku Kulawu dan Dukut
Wuku Kulawu
Wuku Kulawu dinaungi oleh Bethara Sadana, dewa yang melambangkan rezeki besar dan kejujuran.
Dalam kepercayaan tradisional Jawa, wuku ini menggambarkan sosok yang kuat, tabah menghadapi kesulitan, berperasaan halus, penyayang, dan gemar berbagi.
Orang yang dikaitkan dengan Wuku Kulawu juga digambarkan memiliki kondisi kesehatan yang cenderung baik.
Meski demikian, mereka diingatkan agar berhati-hati dalam mengelola keuangan karena memiliki kecenderungan boros.
Wuku Dukut
Wuku Dukut dinaungi oleh Bethara Sakri yang melambangkan budi pekerti, kewaspadaan, dan kesigapan.
Wuku ini menggambarkan pribadi yang cerdas, tangkas, hemat, serta pandai menjaga keuangan.
Dalam penafsiran tradisional, sosok yang lahir pada Wuku Dukut kerap digambarkan mendapat perhatian dari orang yang lebih berkuasa.
Namun, mereka perlu mewaspadai sifat dengki dan kesombongan. Mereka juga digambarkan menyukai tempat yang sepi serta siap menghadapi tantangan.
Baca Juga: Ternak Bebek Petelur vs Bebek Pedaging, Mana yang Cocok untuk Pemula?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News